Merah Muda Fest

Sumpah Pemuda dan Pandangan Rocky Gerung, Merawat Kemajemukan

Ribuan anak muda begitu bersemangat menyimak akademisi yang dikenal kritis, Rocky Gerung di gelaran Merah Muda Fest.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Rocky Gerung saat tampil dalam talkshow Sumpah Pemuda di ajang Merah Muda Fest 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ribuan anak muda begitu bersemangat menyimak akademisi yang dikenal kritis, Rocky Gerung di gelaran Merah Muda Fest.

Acara yang digelar PDI Perjuangan dalam rangkaian peringatan ke-97 Sumpah Pemuda itu dihelat di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (1/11/2025).

Ketika disodori pertanyaaan tentang semangat Sumpah Pemuda, Rocky menyatakan masih reevan dengan era kekinian.

Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa, ini perjanjian yang sekarang dirayakan. “Cuma ada tiga sumpah, tidak ada sumpah keempat dan kelima, jadi yang perlu kita rawat adalah kemajukan, dan patokannya adalah Nusa, Bangsa dan Bahasa, hanya ada Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa,” kata Rocky membuka diskusi.

Sementara Putu Ayu Saraswati, Puteri Indonesia Lingkungan memberi perspektif berbeda yakni mengagumi begitu luar biasanya pemuda 97 tahun lalu yang saat itu belum merdeka, tapi mereka memikirkan membangun satu nusa, satu bangsa dan satu Bahasa.

Sedang politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu memaknai Sumpah Pemuda 1928, dengan situasi hari ini sumpah itu masih relevan.

Adian menyampaikan, saat ini, bicara dengan anak muda itu selalu banyak rencana. Untuk itu, Ketika satu Nusa, Satu Bangsa dan satu Bahasa sudah terjadi, maka selanjutnya bagaimana anak mud aitu membuat rencana masa depan bangsa. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved