Pesan Ayah Affan ke Masyarakat, Minta Semua Pihak Menahan Diri : Cukup Anak Saya yang jadi Korban
Zulkifli meminta kepada masyarakat untuk menahan diri supaya situasi tidak semakin panas. Dia tidak ingin ada korban jiwa lagi.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Aksi solidaritas terhadap Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di sejumlah kota di Indonesia hingga berujuk kericuhan turut mendapatkan perhatian dari ayah almarhum, Zulkifli.
Zulkifli meminta kepada masyarakat untuk menahan diri supaya situasi tidak semakin panas.
Dia tidak ingin ada korban jiwa lagi.
Cukup Affan yang meninggal.
"Cukup anak saya yang menjadi korban, saya sudah serahkan semua ke penegak hukum," kata Zulkifli di Balai Warga, Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dikutip dari Kompas.com.
Zulkifli mengaku sudah pasrah dengan peristiwa memilukan yang merenggut nyawa anaknya.
Namun dirinya berharap jangan sampai ada kejadian lagi seperti yang menimpa anaknyaa.
"Saya sudah pasrah kepergian anak saya, saya mohon jangan sampai ada lagi kejadian seperti anak saya," lanjut dia.
Baca juga: Gedung DPRD Kota Solo Porak Poranda Dibakar Massa
Kepada seluruh masyarakat, Zulkifli meminta untuk mempercayakan pengusutannya kepada aparat yang berwenang.
Dia ingin agar semua pihak tidak terbawa emosi karena proses hukum sedang berjalan.
"Adik-adik mahasiswa di Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, percayakan ke kepolisian," ujar Zulkifli.
Ia meminta agar proses hukum penyelesaikan kasus Affan Kurniawan berjalan adil dan transparan, hingga berharap pelaku harus diberi hukuman setimpal.
"Aparat yang berbuat anarkis harus dihukum sama dengan anak saya yang telah meninggal dunia," kata Zulkifli.
"Saya mau minta keadilan saja," lanjut dia.
Zulkifli berharap ada itikad baik dari polisi untuk mengusut tuntas anggota yang terlibat dan menyebabkan anaknya kehilangan nyawa.
"Saya masih percaya polisi, tidak semuanya anarkis," ungkap dia.
Sebelumnya, Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan rantis Brimob di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2025).
Saat itu dia mengantarkan pesanan makanan kepada pelangganya.
Namun saat berada di Jalan Penjernihan, dia dilindas kendaraan taktis milik Brimob.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Affan tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa terlindasnya Affan oleh mobil Brimob disaksikan langsung oleh banyak peserta aksi dan turut terekam dalam sebuah video.
Rekaman tersebut kemudian menyebar luas di media sosial hingga memicu kemarahan para pengemudi ojek online dan warga.
Massa pun berbondong-bondong mendatangi Mako Brimob Kwitang untuk menuntut keadilan bagi ojol yang dilindas rantis Brimob.
Sejauh ini tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat peristiwa itu sudah ditahan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menemui keluarga korban dan meminta maaf.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
Gedung DPRD Kota Solo Porak Poranda Dibakar Massa |
![]() |
---|
Ketujuh Anggota Brimob yang Lindas Affan Salahi Kode Etik Kepolisian |
![]() |
---|
Haedar Nashir: Elite Politik Harus Introspeksi, Jangan Melukai Hati Rakyat |
![]() |
---|
Foto-foto Demo Jogja 29 Agustus 2025: Tembakan Gas Air Mata di Mapolda DIY, Sri Sultan HB X Datang |
![]() |
---|
Sri Sultan Hamengku Buwono X Datang ke Mapolda DIY, Disambut Nyanyian Buruh Tani oleh Ribuan Massa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.