HIRA Rilis EP ‘Sekali Lagi’ Part 1 Kolaborasi dengan Momo Biru

Keterlibatan musisi Momo Biru dalam rilisan terbaru HIRA menjadi sorotan dalam pembuka tahun 2026.

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
Personel HIRA, band yang baru saja keluarkan EP. 
- Transpose +

Ringkasan Berita:
  • Peran musisi Momo Biru dalam rilisan terbaru HIRA menjadi sorotan dalam pembuka tahun 2026.
  • Ia dipercaya sebagai music director untuk mengawal mini album bertajuk ‘Sekali Lagi’, sekaligus memberi warna dalam arah musikal band tersebut.
  • Sebagai informasi, HIRA merupakan band alternative rock asal Pontianak yang beranggotakan Derry Syahputra (vokal), Fajar Handhika (gitar), dan Andhika Rahman (drum). 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keterlibatan musisi Momo Biru dalam rilisan terbaru HIRA menjadi sorotan dalam pembuka tahun 2026.

Sosok yang dikenal di skena musik Yogyakarta itu dipercaya sebagai music director untuk mengawal mini album bertajuk ‘Sekali Lagi’, sekaligus memberi warna dalam arah musikal band tersebut.

HIRA merupakan band alternative rock asal Pontianak yang beranggotakan Derry Syahputra (vokal), Fajar Handhika (gitar), dan Andhika Rahman (drum).

Dalam rilisan terbarunya, mereka mengusung konsep extended play yang dibagi menjadi dua bagian. Total ada enam lagu yang disiapkan, namun dirilis dalam dua tahap agar pesan tiap lagu bisa lebih tersampaikan.

Fajar Handhika menjelaskan, EP bagian pertama dirilis pada pertengahan Maret 2026, sementara bagian kedua direncanakan meluncur pada pertengahan tahun. Ia menyebut pembagian ini bukan tanpa alasan.

“Kami ingin pendengar HIRA bisa lebih fokus dengan pesan-pesan dari ketiga lagu tersebut,” ujarnya.

EP ‘Sekali Lagi’ Part 1 memuat tiga lagu, yakni ‘Sekali Lagi’, ‘Arah Pulang’, dan ‘Should We Dance?’. Fajar menegaskan, ketiga lagu tersebut merupakan pilihan utama dari sejumlah materi yang mereka kembangkan di studio. 

“Tiga lagu pilihan dalam Part 1 ini adalah andalan kami semua,” ujarnya.

Peran Momo Biru sebagai music director menjadi bagian penting dalam proses kreatif ini. Sosok yang juga dikenal lewat Captain Jack Reunion, Zima, dan Parabiru ini dinilai memiliki kedewasaan musikal yang sejalan dengan visi HIRA sejak awal.

Derry Syahputra menyebut pemilihan Momo bukan tanpa alasan. Sementara itu, Andhika Rahman menambahkan bahwa Momo tidak terlalu ikut campur dalam aransemen, namun sangat disiplin dalam sound design dan memberi banyak masukan teknis pada karya mereka.

Sementara itu, Andhika Rahman menyebut Momo lebih banyak berperan dalam aspek teknis. Ia mengatakan, Momo tidak terlalu ikut campur dalam aransemen, namun sangat disiplin dalam sound design dan memberi banyak masukan pada karya mereka.

Seluruh proses produksi EP ini dikerjakan sejak awal 2025 dengan pendekatan yang relatif santai. Fajar mengungkapkan bahwa waktu satu tahun terasa singkat karena mereka juga membagi waktu untuk keluarga.

Menurutnya, hal tersebut justru menjadi salah satu faktor yang membuat band ini tetap berjalan hingga sekarang.

Rekaman dilakukan di Four Eleven Studio, sementara proses mixing dan mastering ditangani langsung oleh Momo Biru di Meru Records. Kolaborasi ini memperkuat sentuhan Yogyakarta dalam rilisan terbaru HIRA.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved