Rekomendasi Lagu Terbaik Baskara Putra, Peraih 5 Piala di AMI Awards 2025

Beberapa rekomendasi lagu terbaik yang ditulis oleh Baskara Putra beserta makna yang terkandung di dalamnya

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Instagram @wordfangs
Instagram @wordfangs, Lirik Lagu dan Chord Secukupnya yang Dinyanyikan Oleh Hindia 
- Transpose +

TRIBUNJOGJA.COM - Daniel Baskara Putra merupakan seorang musisi muda multitalenta kelahiran tahun 1994.

Biasa dikenal dengan Hindia sebagai nama panggung, Baskara juga berpartisipasi dalam grup band .Feast dan Lomba Sihir.

Kemampuannya dalam beryanyi, menulis lagu, menjadi produser rekaman, hingga menjadi komposer, membuat Baskara berhasil dikenal banyak orang.

Mulai dari keresahan pribadi, kritik sosial, hingga dinamika hubungan manusia, lagu-lagu Baskara kerap menjadi teman dan ruang refleksi bagi para pendengarnya.

Lagu-lagu yang dinyanyikan Baskara sebagai Hindia dan 2 grup band lainnya memiliki karakter musik yang berbeda, namun tetap berhasil menemukan penikmatnya masing-masing.

Baca juga: Lirik Lagu Nina by .Feast yang Lagi Viral di Spotify, Saat engkau tertidur aku pergi menghibur

Berikut beberapa lagu terbaik yang ditulis oleh Baskara Putra beserta maknanya.

1. Evaluasi - Hindia

Lagu berdurasi 3 menit 14 detik ini menjadi salah lagu single utama dalam album Menari Dengan Bayangan, yang merupakan album debut Baskara dalam karir solonya sebagai Hindia.

Bergenre Hiphop dan Indonesian Pop & Indie, lagu ini sukses membawa Hindia semakin dikenal banyak orang.

Liriknya ditulis bak isi batin seseorang yang sedang menilai ulang hidupnya, memrenungi semua kegagalan, rasa bersalah, dan ekspektasi yang tidak tercapai.

Makna yang dikemas dalam tiap bait lirik dan nada penuh luka, menyoroti bagaimana manusia sering kali terlalu keras pada diri sendiri, 

terus menuntut kesempurnaan, hingga lupa bahwa tumbuh juga berarti menerima kekurangan.

Lagu ini menjadi cerminan kelelahan generasi muda dalam menghadapi tuntutan hidup modern.

2. Peradaban - .Feast

Berbeda dengan karya solonya, Baskara tampil lebih lantang melalui grup band.Feast.

Lagu Peradaban ditulis sebagai bentuk kritik sosial yang tajam terhadap kondisi masyarakat negara saat ini.

Dengan genre rock yang ekspresif, liriknya dibuat tajam dan penuh sindiran terhadap kekuasaan, manipulasi informasi, serta ketimpangan sosial.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved