7 Amalan Saat Isra Mikraj yang Bikin Hati Tenang dan Pahala Berlipat

Isra Mikraj mengingatkan kita akan kemuliaan Nabi ﷺ. Shalawat adalah bentuk cinta yang mendatangkan pahala berlipat dan ketenangan hati.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
freepik.com
7 Amalan Saat Isra Miraj 

Ringkasan Berita:
  • Memperingati Isra Mikraj, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  • Dari bershalawat kepada Nabi ﷺ hingga bersedekah, setiap langkah kecil diyakini membawa ketenangan hati, pahala berlipat, dan menjadi penolong di hari akhir.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Memperingati Isra Mikraj, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Dari bershalawat kepada Nabi ﷺ hingga bersedekah, setiap langkah kecil diyakini membawa ketenangan hati, pahala berlipat, dan menjadi penolong di hari akhir.

Peristiwa Isra Mikraj diperkirakan berlangsung pada Jumat, 16 Januari 2026 (27 Rajab), berdasarkan perhitungan awal kalender Hijriah.

Terdapat berbagai amalan yang dapat menenangkan jiwa sekaligus meningkatkan kesadaran spiritual.

Berikut tujuh amalan saat Isra Miraj yang dapat dilakukan agar momen ini lebih bermakna.

1. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi

Isra Mikraj mengingatkan kita akan kemuliaan Nabi ﷺ. Shalawat adalah bentuk cinta yang mendatangkan pahala berlipat dan ketenangan hati.

 «مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَّاةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا» (HR. Muslim)
Artinya: “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” 

2. Shalat Sunnah Malam (Tahajud)

Perjalanan Isra Mikraj terjadi di malam hari. Tahajud adalah waktu mustajab untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menenangkan batin dari hiruk-pikuk dunia.

«عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ» (HR. Tirmidzi)
Artinya: “Hendaklah kalian melakukan shalat malam, karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian.”

3. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas, melainkan sumber cahaya yang akan menjadi penolong kita di hari kiamat kelak.

«اقْرَؤُوا القُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ» (HR. Muslim)
Artinya: “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” 

4. Berdzikir dan Mengingat Allah

Dzikir adalah pemberi kehidupan bagi hati. Orang yang berdzikir akan merasakan ketenangan sejati seolah jiwanya hidup kembali.

«مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ» (HR. Bukhari)
Artinya: “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati.”

5. Berdoa dengan Khusyuk

Doa adalah inti dari ibadah. Melalui doa yang tulus, Allah menjanjikan pengabulan selama kita tetap istiqamah dalam kebaikan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved