Tips Menyimpan Jeroan Sapi agar Tetap Segar dan Tahan Lama

Jeroan seperti hati, babat, paru, usus, atau limpa cenderung cepat rusak karena teksturnya lembut dan kandungan airnya tinggi.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
www.kabarkuliner.com
Ilustrasi jeroan sapi 

Ringkasan Berita:
  • Jeroan merupakan bahan makanan yang mudah rusak, sehingga diperlukan cara penyimpanan yang tepat agar tetap segar dan aman diolah.
  • Dengan teknik pencucian, perendaman, hingga pengemasan yang benar, jeroan dapat bertahan lebih lama.
  • Langkah sederhana seperti blanching, mengeringkan, serta menyimpan dalam wadah kedap udara dapat mencegah jeroan cepat bau dan basi.
  • Simak tips lengkap menyimpan jeroan di rumah agar tetap fresh, tahan lama, dan siap diolah tanpa khawatir kualitasnya menurun.

TRIBUNJOGJA.COM - Jeroan seperti hati, babat, paru, usus, atau limpa cenderung cepat rusak karena teksturnya lembut dan kandungan airnya tinggi.

Untuk menjaga kesegarannya, cara penyimpanan harus tepat sejak awal agar tetap fresh dan tahan lama.

Baca juga: Tips Menyimpan Mie Basah Agar Tidak Cepat Berlendir dan Tetap Segar Lebih Lama

Berikut ini tips lengkapnya menyimpan jeroan di rumah agar tetap segar dan tahan lama:

1. Cuci Bersih Setelah Dibeli

Tips yang pertama yaitu mencuci bersih setelah dibeli kemudian membilas jeroan di bawah air yang mengalir.

Caranya yaitu membuang kotoran yang menempel pada jeroan, terutama pada usus atau babat.

Hal ini sangat penting karena semakin cepat dibersihkan, maka akan semakin kecil pula kemungkinan bakteri yang berkembang.

2. Rendam dengan Air Garam atau Perasan Jeruk Nipis

Tips yang kedua yaitu merendam jeroan dengan air garam atau perasan jeruk nipis selama 10-15 menit untuk menghilangkan bau prengus.

Cara ini dapat membantu mengurangi lendir dan bakteri pada permukaan jeroan, sehingga akan lebih tahan lama.

3. Rebus Sebentar (Blanching) Sebelum Disimpan

Tips yang ketiga yaitu merebus sebentar atau blanching sebelum jeroan disimpan karena cara ini sangat efektif untuk membuat jeroan lebih tahan lama.

Caranya yaitu rebus air hingga mendidih kemudian masukkan jeroan selama 3-5 menit, lalu angkat dan tiriskan dan diamkan hingga uap panasnya hilang.

4. Keringkan Sebelum Masuk Freezer

Tips yang keempat yaitu mengeringkan jeroan sebelum dimasukkan ke dalam freezer, karena air yang

tersisa bisa membuat jeroan cepat basi dan memicu freezer terbakar.

5. Simpan dalam Kemasan Kedap Udara

Tips yang kelima yaitu menyimpan jeroan dalam kemasan yang kedap udara.

Caranya dengan menggunakan wadah plastik kedap udara, kantong ziplock, atau wrap plastik2-3 lapis dan keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum ditutup.

6. Pisahkan Berdasarkan Jenis dan Porsi

Tips yang keenam yaitu memisahkan jeroan berdasarkan jenis dan porsinya seperti hati, paru, babat, usus, dan lain-lain.

Kemudian simpan jeroan sesuai porsi masak agar tidak perlu dicairkan secara berulang, supaya tidak cepat rusak.

7. Labeling Tanggal

Tips yang ketujuh yaitu memberikan label tanggal penyimpanan untuk memudahkan mengetahui masa pakai terbaik jeroan untuk diolah. (MG Kartika Larasati)

 

 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved