Doa Pengampunan Katolik: Memohon Kasih dan Rahmat Tuhan

Dalam ajaran Katolik, pengampunan menjadi salah satu bentuk nyata kasih Tuhan kepada umat-Nya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ai Gemini
Dari keheningan di rumah Tuhan, jiwa menemukan kedamaiannya. 

Ringkasan Berita:
  • Semua orang bisa dimaafkan saat sungguh menyesal di hadapan Tuhan.
  • Doa pengampunan membawa kedamaian dan membuka hati untuk berubah.
  • Kasih Tuhan selalu lebih besar dari setiap kesalahan manusia.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Setiap manusia pasti pernah berbuat dosa, baik disadari maupun tidak.

Dalam ajaran Katolik, pengampunan menjadi salah satu bentuk nyata kasih Tuhan kepada umat-Nya.

Melalui doa pengampunan, kita diajak untuk menyesali segala kesalahan, memohon belas kasih, dan berkomitmen untuk memperbaiki diri. 

Doa ini bukan hanya sekadar ucapan permintaan maaf, tetapi juga sebuah langkah menuju pertobatan sejati dan pembaruan hidup rohani.

Doa pengampunan Katolik dapat didaraskan secara pribadi maupun bersama-sama dalam ibadat keluarga atau komunitas. 

Saat hati merasa gelisah karena dosa, datanglah kepada Tuhan dengan kerendahan hati. 

Dia selalu membuka tangan-Nya bagi mereka yang sungguh menyesal.

Berikut Doa Pengampunan Katolik:

Tanda Salib

Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.

Ya bapa Mahamurah, putramu Yesus Kristus mengampuni dan mendoakan musuh musuh yang menyalibkanNya.

Dari atas salib ia berdoa Ya bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat. 

Kami adalah orang orang berdosa yang selalu membutuhkan pengampunan mu ampunilah dosa dosa dan kesalahan yang telah kami perbuat terhadap di kau dan sesama lembutkanlah hati kami agar dapat mengampuni semua orang yang bersalah kepada kami.

Kami juga mau mengampuni diri sendiri yang kadang kala berlaku bodoh dan tidak menjalankan kehendak ya bapa bebaskanlah hati kami dari kebencian, kepahitan, kemarahan dan balas dendam. 

Engkau tahu ya Bapa bahwa mengampuni tidak selalu mudah, maka curahkanlah rahmat mu ke dalam hati kami agar dapat mengampuni dengan segenap hati.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved