Perbedaan Undertone dan Skin Tone: Kunci Menentukan Shade Makeup
Pernah merasa foundation terlihat abu-abu, terlalu kuning, atau justru terlalu pucat padahal sudah pilih “warna kulit” yang mirip?
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM – Pernah merasa foundation terlihat abu-abu, terlalu kuning, atau justru terlalu pucat padahal sudah pilih “warna kulit” yang mirip?
Masalah itu bisa terjadi buka karena salah memilih shade, tapi karena belum sepenuhnya memahami perbedaan antara skin tone dan undertone.
Dua hal ini memang terlihat mirip, tapi sebenarnya sangat berbeda dan sama-sama penting untuk menemukan warna makeup yang benar-benar menyatu di kulit.
Apa Itu Skin Tone?
Skin tone adalah warna kulit yang terlihat di permukaan, hasil dari jumlah melanin yang diproduksi oleh tubuh.
Tingkat kecerahan ini bisa berubah karena paparan matahari, cuaca, atau bahkan gaya hidup.
Secara umum, warna kulit dibagi menjadi empat kategori utama:
1. Fair / Light – sangat terang, mudah terbakar sinar matahari
2. Medium – agak sawo matang, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap
3. Tan – lebih gelap dari medium, mudah berjemur tanpa terbakar
4. Deep / Dark – cokelat tua hingga sangat gelap, jarang terbakar
Warna kulit ini menentukan kisaran shade foundation yang bisa kamu pilih, tetapi belum tentu menjamin hasilnya akan tampak natural jika undertone-nya tidak cocok.
Apa Itu Undertone?
Undertone adalah warna dasar alami yang ada di bawah permukaan kulit dan inilah yang tidak akan berubah, bahkan saat kulit menjadi lebih gelap atau lebih terang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Makeup-05112024.jpg)