Tips Jitu Menyimpan Masakan Bersantan agar Tahan Lebih Lama dan Tidak Cepat Basi
Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan lemak dan protein dalam santan yang menjadi media ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Masakan bersantan seperti opor, gulai, atau rendang merupakan hidangan favorit di Indonesia yang penuh rasa dan lezat.
Makanan yang menggunakan santan, terutama santan segar dikenal rentan terhadap proses pembusukan dan cepat basi, terutama bila dibiarkan pada suhu ruang.
Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan lemak dan protein dalam santan yang menjadi media ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme.
Oleh karena itu, diperlukan teknik penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitas, cita rasa, dan memperpanjang masa simpan masakan bersantan.
Daya tahan masakan bersantan sangat ditentukan sejak awal proses pengolahannya.
1. Masak Hingga Benar-benar Tanak
Pastikan masakan santan dimasak hingga matang sempurna dan tanak, yaitu proses saat bumbu telah meresap maksimal dan santan telah pecah lemaknya.
Masak santan hingga mendidih dan biarkan terus mendidih dengan api kecil selama beberapa waktu sekitar 5-10 menit sambil terus diaduk.
Proses pemanasan yang cukup ini berfungsi membunuh sebagian besar bakteri.
Selama proses memasak hingga masakan diangkat dari api, hindari menutup panci.
Uap panas yang terperangkap dan menetes kembali ke dalam masakan dapat membawa bakteri dan mempercepat proses basi.
2. Penggunaan Bumbu sebagai Pengawet Alami
Masakan bersantan yang menggunakan bumbu dalam jumlah banyak seperti masakan Padang cenderung lebih awet.
Rempah-rempah seperti bawang putih, kunyit, jahe, dan cabai mengandung senyawa alami yang berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri.
Garam juga adalah pengawet alami, pastikan kadar garam dalam masakan cukup.
| Keracunan usai Santap Hidangan Pamitan Haji di Sleman, 69 Warga Bergejala, 7 Orang Dirawat Inap |
|
|---|
| Central Spring Bed Spring Bed Minim Getaran Terbaik di Indonesia |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Astra Motor Yogyakarta Edukasi Pengendara Wanita Soal Manajemen Emosi |
|
|---|
| Kesaksian Korban Keracunan MBG di Jetis Bantul: Perut Terasa Mules |
|
|---|
| Selama Ini Dikira Lokal! 5 Brand Rumah Tangga Ini Ternyata Hasil Produk Impor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bumbu-opor-ayam-spesial-idul-fitri-2020-sambut-lebaran-dengan-resep-anti-ribet.jpg)