Puisi
3 CONTOH Puisi Patah Hati, Tentang Kekasih Pergi Bersama Tambatan Hati Lain
Memiliki tambatan hati merupakan hal yang sangat membahagiakan. Bagi sebagian orang, kekasih adalah sosok yang dapat dipercaya seutuhnya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM – Memiliki tambatan hati merupakan hal yang sangat membahagiakan.
Bagi sebagian orang, kekasih adalah sosok yang dapat dipercaya seutuhnya.
Mereka berharap akan bersama selamanya walaupun banyak cobaan menghadang.
Cobaan bisa datang dari eksternal maupun internal. Cobaan eksternal datang dari luar lingkup dua kekasih.
Bisa karena restu orang tua, faktor ekonomi atau bahkan orang ketiga.
Hubungan juga bisa rusak dari internal, rusaknya kepercayaan, komunikasi yang sulit, dan ketidakjujuran bisa menjadi faktornya.
Ketika seseorang dalam hubungan itu sudah merasa tidak cocok atau ada hal yang kurang, mereka akan mencari kekurangan itu pada orang lain.
Perselingkuhan riskan terjadi di fase ini. Komunikasi menjadi jalan agar keputusan terbaik dapat diambil.
Jangan sampai perselingkuhan terjadi karena kecerobohan.
Karena perselingkuhan akan menyakiti hati korbannya.
Berikut 3 contoh puisi untuk kamu yang sedang patah hati karena ditinggal tambatan hati.
Puisi 1
Luka yang Membelah Senja
Senja merunduk, meratap bersama hatiku,
Angin berlari membawa kelamnya kabar ku,
Kau pergi bersama bayang-bayang lain,
Tinggalkan janji yang dulu hangat terucap,
Kini lenyap bagai mawar tercekik malam.
Rindu ini menangis di dada sunyi,
Seperti hujan yang kehilangan bumi,
Kau jadikan cintaku sekadar persinggahan,
Sementara jiwaku kau biarkan retak terurai,
Laksana kaca pecah tak mampu lagi bersatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cinta-Pasangan.jpg)