Mengenal 8 Tingkatan Neraka, Penghuni, dan Dalil Lengkapnya

Dalam ajaran Islam, neraka digambarkan memiliki tingkatan dan pintu-pintu yang berbeda sesuai dengan kadar dosa para penghuninya.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Pinterest
Ilustrasi neraka, tingkatannya, dan golongan orang yang dapat masuk dalam tingkatakan tersebut (Pinterest) 

TRIBUNJOGJA.COM- Dalam ajaran Islam, neraka digambarkan memiliki tingkatan dan pintu-pintu yang berbeda sesuai dengan kadar dosa para penghuninya.

Melansir dari buku, SURGA DAN NERAKA: Syarahan terhadap Kitab Washf al-Jannah wa al-Nar Min Shahih alSunnah wa al-Akhbar li Syaikh Wahid ibn Abd al-Salam Bali karya Dr.Syofyan Hadi, Allah SWT menegaskan bahwa siksa neraka bukanlah sama rata, melainkan disesuaikan dengan amal perbuatan manusia.

Tingkat azab ini juga disebutkan dalam sebuah hadis yang diterima dari Samrah bin Jundab ra, Nabi saw bersabda:

"Sebagian dari mereka ada yang bakar api hingga mata kakinya. Sebagian lagi ada yang dibakar api hingga lututnya. Sebagian lagi ada yang dibakar api hingga pusarnya. Sebagian ada lagi yang dibakar api hingga lehernya dan ada yang dibakar api hingga kerongkongannya." (HR. Muslim)

Berikut adalah daftar nama-nama neraka beserta calon-calon penghuninya.

1. Neraka Jahanam

Mayoritas ulama tafsir menjelaskan bahwa Jahanam adalah tingkatan pertama.

Ia dikhususkan bagi orang yang suka bermaksiat dan melakukan dosa besar. 

Orang-orang tersebut meninggal dan tidak sempat untuk bertaubat. 

Neraka ini banyak dijelaskan dalam Al-Qur'an salah satunya tercantum dalam beberapa firman Allah SWT berikut. 

وَّنَسُوۡقُ الۡمُجۡرِمِيۡنَ اِلٰى جَهَـنَّمَ وِرۡدًا ۘ‏

Artinya: "Dan Kami akan menggiring orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga." (QS Maryam: 86)

Ayat lain juga menegaskan:

اِنَّهٗ مَنْ يَّأْتِ رَبَّهٗ مُجْرِمًا فَاِنَّ لَهٗ جَهَنَّمَ ۗ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰى

Artinya: "Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sungguh, baginya adalah neraka Jahanam. Dia tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup." (QS Thaha: 74)

2. Neraka Jahiim

Jahiim adalah tempat bagi orang musyrik dan kafir. 

Orang-orang yang menyembah dan menyekutukan selain Allah, menentang ayat-ayatnya, serta melemahkan kemampuannya untuk beriman.

Seperti orang yang berbuat zina, minum minuman keras, dan melakukan pembunan tanpa alasan yang sah.

Dalilnya dalam Al-Qur’an disebutkan dalam QS Al-Maidah ayat 86 yang bunyinya sebagai berikut.

وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْم

Artinya: "Adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni (neraka) Jahim." (QS Al-Maidah: 86) 

3. Neraka Hawiyah

Hawiyah berarti api yang sangat panas. 

Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang ringan timbangan amalnya.

Terkadang mengerjakan perintah Allah, namun juga sering mengerjakan larangannya. 

Hal ini tercantum firman Allah SWT sebagai berikut

وَاَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَازِيۡنُهٗ ۙ‏ ٨ فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌؕ‏ ٩ وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا هِيَهۡ ؕ‏ ١٠ نَارٌ حَامِيَةٌ

Artinya: "Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Yaitu api yang sangat panas." (QS Al-Qariah: 8-11)

4. Neraka Wail

Diperuntukkan bagi pedagang yang curang, seperti mengurangi berat timbangan ataupun mencalokan barang-barang dagangannya untuk mendapatkan keuntungan yang banyak.

Allah SWT berfirman:

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَ (١) الَّذِيْنَ إِذَا اكْتَالُوا۟ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَ (٢) وَإِذَا كَالُوْهُمْ أَو وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَ (٣)

Artinya: "Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!" (QS Al-Mutaffifin: 1-3).

5. Neraka Sa’iir

Neraka ini diepruntukkan bagi orang-orang kafir, pemakan harta anak yatim, dan mereka yang enggan berzakat.

Dalam neraka ini penghuninya akan mendengar suara yang mengerikan.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ اَمْوَالَ الْيَتٰمٰى ظُلْمًا اِنَّمَا يَأْكُلُوْنَ فِيْ بُطُوْنِهِمْ نَارًا ۗ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيْرًا

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka menelan api ke dalam perutnya, dan mereka akan masuk ke dalam api Sa‘ir. "(QS An-Nisa: 10)

6. Neraka Ladha

Neraka yang satu ini diperuntukkan bagi mereka yang berpaling dari agama Allah SWT.

Neraka ini disebut neraka yang sangat memberatkan para penghuninya, dan saking panasnya api dalam neraka ini mampu mengelupaskan kulit kepala penghuninya.

Berikut adalah firman Allah SWT mengenai neraka ini

كَلَّا ؕ اِنَّهَا لَظٰىۙ‏ ١٥ نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰى ۖۚ‏ 

Artinya: "Sama sekali tidak! Sungguh, neraka itu api yang bergejolak, yang mengelupaskan kulit kepala." (QS Al-Ma’arij: 15-16)

7. Neraka Saqar

Bagi orang yang meninggalkan shalat dan mengingkari hari pembalasan, suka membicarakan hal yang batil atau menyebarkan berita bohong.

مَا سَلَـكَكُمۡ فِىۡ سَقَرَ‏ ٤٢ قَالُوۡا لَمۡ نَكُ مِنَ الۡمُصَلِّيۡنَۙ‏  …

Artinya: “Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?” Mereka menjawab, “Dulu kami tidak melaksanakan shalat, tidak memberi makan orang miskin, dan kami mendustakan hari pembalasan.” (QS Al-Muddassir: 42-47)

8. Neraka Hutamah

Dihuni oleh orang yang terpedaya harta dan suka mengumpat, gibah dan mengadu domba.

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا الۡحُطَمَةُ ؕ‏ ٥ نَارُ اللّٰهِ الۡمُوۡقَدَةُ ۙ‏ 

Artinya: "Dan tahukah kamu apakah (neraka) Ḥuṭamah itu? Yaitu api Allah yang dinyalakan." (QS Al-Humazah: 5-6)

Baca juga: Amalkan Doa ini Agar Terhindar dari Siksa Neraka, Siksa Kubur dan Fitnah Dajjal

Neraka dalam Islam memiliki banyak tingkatan, mulai dari Jahanam hingga Hutamah.

Setiap tingkatan dihuni oleh kelompok tertentu sesuai amal dan dosa mereka.

Peringatan tentang neraka ini seharusnya menjadi motivasi bagi umat Islam untuk menjauhi larangan Allah dan memperbanyak amal kebaikan.

(MG/Sabbih Fadhillah)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved