Fakta-Fakta Ketua Pertama Palang Merah Indonesia Mohammad Hatta

Tak banyak yang tahu bahwa di balik kiprah panjangnya, ada sosok proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama, Drs. Mohammad Hatta

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
DOK. ANRI
FOTO Bung Hatta, Mohammad Hatta, dari Arsip Nasional Republik Indonesia 

TRIBUNJOGJA.COM- Tanggal 17 September 2025 menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena menandai tahun berdirinya Palang Merah Indonesia (PMI).

Dilansir dari akun sosial media instagram resminya @palangmerah_indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 tahun dan mengangkat tema Tebarkan Kebaikan 

Hal ini, menandakan sudah delapan dekade organisasi kemanusiaan ini telah menjadi garda terdepan dalam berbagai peristiwa, mulai dari penanganan bencana hingga pelayanan donor darah.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik kiprah panjangnya, ada sosok proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Indonesia yang menjadi ketua umum PMI pertama. 

Bagaimana awal mula dan kontribusi Drs. Mohammad Hatta akan dikupas dalam artikel berikut.

Bung Hatta dan Palang Merah Indonesia

Drs. Mohammad Hatta atau yang akrab disapa Bung Hatta, adalah seorang negarawan, ekonom, dan konseptor ulung.

Kita ketahui bersama, Bung Hatta menjabat sebagai Wakil Presiden pertama sejak 1945 hingga 1956, mendampingi Ir. Soekarno. 

Perannya dalam Proklamasi 17 Agustus 1945 meneguhkan namanya sebagai salah satu tokoh sentral Revolusi Nasional Indonesia.

Namun, selain dikenal sebagai proklamator, Bung Hatta juga tercatat dalam sejarah sebagai Ketua Pertama Palang Merah Indonesia. 

Sejarah Singkat, Lahirnya PMI Pasca-Proklamasi

Dilansir dari laman pmikotasemarang.com, upaya mendirikan Palang Merah di Indonesia sejatinya sudah dimulai jauh sebelum kemerdekaan. 

Tepatnya pada tahun 1932, Dr. RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan berusaha membentuk badan Palang Merah Nasional. 

Sayangnya, upaya mereka belum mendapat restu dari Pemerintah Kolonial Belanda maupun Jepang.

Kesempatan tersebut baru datang setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Tanggal 3 September 1945, yakni 17 hari setelah kemerdekaan, Presiden Soekarno memerintahkan pembentukan Palang Merah Nasional.

Menindaklanjuti perintah ini, Menteri Kesehatan RI pada masa itu yakni dr. Boentaran, membentuk Panitia Lima.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved