Berita Gunungkidul Hari Ini

Perluas Akses Air Bersih, 3 Kalurahan di Gunungkidul jadi Sasaran Program Pamsimas

Sebanyak tiga lokasi di Kabupaten Gunungkidul menjadi sasaran Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang diresmikan

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Nanda Sagita
Peresmian Pamsimas di Kalurahan Salam pada Rabu (11/9/2024). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebanyak tiga lokasi di Kabupaten Gunungkidul menjadi sasaran Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang diresmikan, pada Rabu (11/9/2024).

Adapun ketiga lokasi yang dimaksud yakni di Kalurahan Sampang, Kalurahan Tegalrejo, Kalurahan Salam. 

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, dengan selesainya program ini, diharapkan akses air bersih di Gunungkidul akan semakin meningkat.

Dan, tentunya membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat setempat.

"Diharapkan tidak ada lagi dropping air di masa mendatang," ujarnya di sela peresmian tersebut.

Dia menuturkan, sejauh ini akses air bersih masyarakat yang bisa difasilitasi dari PDAM baru 25 persen.

Maka dari itu, untuk pemenuhan air bersih masyarakat harus diintervensi dari program Pamsimas maupun sumur-sumur yang lain. 

"Kami terus berupaya agar seluruh masyarakat Gunungkidul bisa mendapatkan akses air bersih,"terang dia.

Sementara itu, Lurah Tegalrejo, Sarjono, mengatakan  program Pamsimas yang dilaksanakan di Padukuhan Tanjung, Kalurahan Tegalrejo,  membuat sebanyak 160 SR atau Kepala Keluarga (KK) dari 4 RT kini telah terhubung dengan air bersih.

" Dulu, setiap musim kemarau, kami kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi sekarang semua sudah tercukupi. Dari total 2.637 KK di Tegalrejo,  menang baru setengah yang terakses air bersih, kami berharap segera ada intervensi lebih lanjut," ujarnya.

Adapun untuk biaya program Pamsimas ini, Sarjono mengatakan berhasil dikerjakan dengan total biaya sebesar Rp512 juta.

Biaya tersebut meliputi uji laboratorium material sebesar Rp400 juta, APBKal pengadaan sambungan rumah (SR) sebesar Rp25 juta, serta partisipasi masyarakat sebesar Rp87 juta.

Senada,  Lurah Sampang, Suharman, juga menyampaikan bahwa pembangunan Pamsimas di kalurahannya menghabiskan total dana Rp476 juta, yang digunakan untuk melayani tiga padukuhan.

Sebanyak 1.122 KK kini dapat memanfaatkan air bersih di enam padukuhan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved