Berita Video

Israel Siaga Tinggi, Antisipasi Serangan Alasan Militer Iran

Setelah mengaku bertanggung jawab atas kematian dua jenderal Iran di Damaskus, kini Israel justru mendapat petaka baru.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Agus Wahyu

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah mengaku bertanggung jawab atas kematian dua jenderal Iran di Damaskus, kini Israel justru mendapat petaka baru. Israel ketakutan dan seakan dihantui serangan balasan dari Iran.

Bahkan kini kedutaan besar Israel di seluruh dunia juga siaga tinggi untuk mengantisipasi serangan balasan Iran.

Dilansir dari Tribunnews.com pada Rabu (3/4/2024), keadaan darurat Israel itu dibocorkan oleh perusahaan penyiaran di negara tersebut.

Pasalnya Kedutaan Israel di seluruh dunia mulai meningkatkan kewaspadaannya setelah serangan udara Israel membunuh dua pejabat senior Iran di Damaskus, Suriah, pada Senin (1/4/2024).

"Sudah ada keadaan siaga di kedutaan Israel sejak pecahnya perang (7 Oktober), namun setelah pembunuhan pejabat Iran di Damaskus (Mohammed Reza Zahedi), kewaspadaan di kedutaan Israel akan ditingkatkan," lapor Kan, Selasa (2/4/2024).

Terlebih, Iran juga telah bersumpah akan meluncurkan balasan mematikan ke posisi Zionis akibat insiden di Damaskus.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, pun menilai bahwa serangan di Damaskus merupakan pelanggaran terhadap semua konvensi internasional.

“Teheran (Iran) menganggap Israel bertanggung jawab atas konsekuensi serangan itu dan menekankan perlunya komunitas internasional mengambil sikap tegas terkait tindakan kriminal tersebut," katanya.

Diketahui sebelumnya, Iran mengumumkan pada Senin (1/4/2024) bahwa Israel menyerang gedung bagian konsuler di kedutaan Iran di Damaskus.

Akibat serangan tersebut, 2 jenderal Iran dan lima perwiranya tewas di lokasi.

Oleh karena itu, Iran menguruk Israel dan menegaskan akan meluncurkan balasan mematikan ke posisi Zionis. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved