Kisah Inspiratif

Belajar Bertani di Tengah Perkotaan bersama Komunitas Kebunku Jogja

Komunitas Kebunku Jogja terbentuk sejak 15 Mei 2020 lalu yang memanfaatkan lahan pertanian di perkotaan untuk bercocok tanam.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri
Pengunjung sedang memanen sayuran di Kebunku Jogja Senin (27/7/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komunitas Kebunku Jogja terbentuk sejak 15 Mei 2020 lalu yang memanfaatkan lahan pertanian di perkotaan untuk bercocok tanam.

"Dulu awal terbentuknya Kebunku Jogja dari gerakan Solidaritas Pangan Jogja (SPJ). Dimana teman-teman aktifis yang terdapat di 11 dapur SPJ ini membagikan sebanyak 700-800 bungkus per hari makanan kepada pekerja informal yang terdampak Covid-19 yang berjalan kurang lebih 2,5 bulan," jelas Dodog Jogja selaku anggota Komunitas Kebunku Jogja saat ditemui di sela-sela kegiatan memanennya Senin (27/7/2020).

Di sisi lain 11 dapur SPJ tersebut juga mendapatkan sumbangan dari Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) yang terancam penggusuran oleh tambang pasir besi di Kulon Progo.

Kebun Bibit Senopati Kota Magelang Jadi Wisata Taman Bunga yang Edukatif dan Instagramable

Paguyuban tersebut menyumbangkan 1 pick up bahan pangan setiap Kamis.

Kebunku Jogja memanfaatkan lahan tempat untuk bertani milik Sekretariat Gusrian yang berlokasi di Jalan Sorowajan RT 08, Banguntapan, Bantul.

Sampai saat ini Kebunku Jogja sudah 7 kali memanen dan 7 kali hasil panen tersebut disumbangkan.

Selain disumbangkan ke Gerakan Solidaritas Pangan Jogja, hasil panen juga disumbangkan ke Yayasan Keluarga Besar Waria Yogyakarta (Kebaya).

Lebih lanjut Kebunku Jogja juga mendapatkan support dari Walhi dan Gusrian.

Ia mengungkapkan, untuk membeli bibit dan pupuk diambil dari donasi para pengunjung yang datang memanen dan memberikan donasi secara sukarela.

Bisnis Tanaman Anggrek Mulai Menggeliat di Sleman

Tanaman yang ditanam di Kebunku Jogja berupa sayuran seperti sawi, kangkung, bayam, cabai, tomat, terong, kacang panjang, ubi, singkong, pisang dan pepaya.

Tak hanya sebagai tempat bercocok tani rencana ke depannya Kebunku Jogja akan dibuat peternakan ayam dan lele.

"Tentunya untuk mengembangkan kebun ini kami juga memiliki inisiatif untuk membuat dapur di lokasi yang baru jadi Minggu kemarin. Sehingga mulai Minggu depan ada brand baru yaitu sama-sama metik, sama-sama masak dan sama-sama makan untuk keberlangsungan dapur ini," kata dia.

Terlebih dalam bertani, ia mendapatkan pengetahuan cara bercocok tanam dari rekan-rekan di PPLP Kulon Progo. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved