Bantul
Terapi Redaksi Jadi Inovasi Andalan Puskesmas Jetis II
Terapi ini dilakukan untuk pengidap hipertensi dengan didampingi psikolog.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Puskesmas Jetis II memiliki berbagai macam inovasi pelayanan untuk masyarakat.
Satu di antaranya yakni terapi relaksaso dzikir (redaksi).
Terapi ini dilakukan untuk pengidap hipertensi dengan didampingi psikolog.
Psikolog Puskesmas Jetis II, Irwan Rosadi mengatakan, terapi ini memang untuk mengurangi gejala hipertensi.
Konsepnya yakni right here right now atau mindfulness.
• Meriahnya Hari Kedua Grebek Pasar Isuzu Traga di Pasar Suko Sewukan Magelang
Terapi dilakukan dengan latihan pernapasan dengan memasukkan dzikir di dalamnya.
"Teknik relaksasinya, pasien diminta menarik napas lalu mengeluarkan, dan memasukkan dzikir-dzikir. Caranya tarik napas dengan beristigfar. Pasien juga dapat melakukan secara mandiri di rumah. Walaupun dengan dzikir bisa dilakukan siapa saja karena ini terapi untuk diri sendiri," terang Irwan.
Terapi ini juga berlaku universal, artinya tidak terpaku pada agama tertentu saja.
Semua dapat mengikuti terapi ini sebagai bagian dari pengobatan.
"Agama lain bisa ikut, bahkan ada pasien bergama Hindu juga ikut karena ini pengobatan dan pasien berkenan untuk mengikuti," katanya.
Sebelum melakukan terapi, perlu ada persetujuan dan pengecekan secara medis.
• Skrining Kanker Serviks, Dinkes Kota Yogya Dorong Wanita Usia Subur Lakukan IVA di Puskesmas
"Ada skala yang harus diisi secara psikologi. Kalau memenuhi kriteria baru mengikuti," jelasnya.
Terapi ini tidak dipungut biaya.
Masyarakat dapat bergabung pada sesi terapi yang dilakukan tiap hari Sabtu pagi di Puskesmas Jetis II.
Psikolog siap mendampingi para peserta terapi redaksi ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terapi-redaksi-jadi-inovasi-andalan-puskesmas-jetis-ii.jpg)