Internasional

Hari Ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem Resmi Dibuka

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah mematahkan tradisi dari pemimpin sebelumnya, yang tetap mempertahankan Kedutaan Besar di Tel Aviv

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Ari Nugroho
www.foxnews.com
Kedutaan Besar Amerika Serikat resmi berpindah ke Yerusalem hari ini, Senin (14/5/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Upacara pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem, Israel dilakukan pada Senin (14/5/2018) pukul 16.00 waktu setempat.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah mematahkan tradisi dari pemimpin sebelumnya, yang tetap mempertahankan Kedutaan Besar di Tel Aviv dengan alasan keamanan.

Dengan dipindahkannya Kedutaan Besar ke Yerusalem, Amerika Serikat telah mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Padahal kota ini masih menjadi sengketa dengan Palestina.

Bendera sepanjang jalan menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jerusalem.
Bendera sepanjang jalan menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. (www.independent.co.uk)

"Dalam jangka panjang, kami yakin keputusan ini akan menciptakan peluang perdamaian yang lebih nyata daripada wacana," ungkap Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, David Friedman, dikutip Tribunjogja.com dari laman CNN International, Senin (14/5/2018).

Baca: Ratusan Massa di Magelang Unjuk Rasa Tolak Pemindahan Kedubes AS Israel ke Yerusalem

Namun sebaliknya, menurut mantan anggota CIA, Bruce Riedel, apa yang dilakukan Presiden Trump bisa saja justru memperburuk situasi di Timur Tengah.

Menurutnya, yang dilakukan Donald Trump tak lain seperti menyiram sekaleng bensin di tengah api, dengan memindahkan Kedutaan Besar ke Yerusalem.

Memindahkan Kedutaan Besar dari Tel Aviv ke Jerusalem juga adalah upaya Donald Trump memenuhi janji saat kampanye Pemilihan Presiden.

Pemerintah Israel memasang baliho 'Trump is Friend of Zion' di Jerusalem.
Pemerintah Israel memasang baliho 'Trump is Friend of Zion' di Yerusalem. (www.jpost.com)

Dia pernah menyampaikan wacana ini saat berkampanye di depan golongan pendukung Israel di Amerika Serikat, untuk menggaet suara.

Baca: Trump Akhirnya Pilih Singapura jadi Lokasi Pertemuan dengan Kim Jong Un, Ini Tanggalnya

Barulah pada 6 Desember 2017, Donald Trump mengumumkan pemindahan Kedutaan Besar dan mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, setelah dia resmi menjadi Presiden Amerika Serikat.

Tahun 1995, kongres pernah meloloskan undang-undang pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Namun, peraturan ini tidak pernah dijalankan oleh presiden-presiden sebelum Trump, karena alasan keamanan dan stabilitas politik.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved