Berikut Besaran Biaya Haji Tahun Ini yang Harus Dibayar Jemaah

Ada penambahan biaya kurang lebih sebesar Rp 250 ribu dari tahun lalu. Pada ibadah haji 1437 H/2016 M, jemaah membayar Rp 34.641.340

dokpri Probosuseno
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Panitia Kerja Komisi VIII DPR bersama Kementerian Agama menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1438H/2017 M yang dibayarkan jemaah alias direct cost, sebesar Rp 34.890.312.

Ada penambahan biaya kurang lebih sebesar Rp 250 ribu dari tahun lalu. Pada ibadah haji 1437 H/2016 M, jemaah membayar Rp 34.641.340

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong mengatakan, biaya tersebut sudah termasuk harga tiket penerbangan sebesar Rp 26.143.812.

"Dibayar Iangsung oleh jemaah haji (direct cost)," kata Ali Taher dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Ada pula pemondokan di Mekkah sebesar SAR (Saudi Arabia Riyal) 4.375 dengan rincian SAR 3.425 yang diambil dari dana optimalisasi (indirect cost), dan SAR 950 atau Rp 3.391.500 dibayar jemaah.

Kemudian, biaya hidup selama 41 hari saat ibadah sebesar SAR 1.500 atauRp 5.355.000 yang dibayar seluruhnya oleh jemaah.

Ali mengatakan, pada ibadah haji 2017, disepakati biaya rata-rata pemondokan di Madinah sebesar SAR 850 dengan sistem sewa musim, dan dibiayai dari dana optimalisasi (indirect cost).

Tahun ini disepakati BPIH yang dikeluarkan dari dana optimalisasi sebesar Rp 5.486.881.475.537.

"Dengan rincian biaya perjalanan jemaah di Arab Saudi sebesar Rp 4.735.588.353.090; biaya pelayanan jemaah di dalam negeri Rp 270.182.591.077; biaya operasional haji di Arab Saudi sebesar Rp 274.045.591.470; dan biaya operasional haji dalam negeri Rp 167.064.939.900," tutur politikus PAN itu.

Panja BPIH juga menyepakati alokasi anggaran kebutuhan mendesak yang dikeluarkan dari dana optimalisasi sebesar Rp 40 miliar.

Nantinya, uang itu digunakan untuk antisipasi selisih kurs, force majeure, dan kemungkinan timbulnya biaya tidak terduga.

Ia mengatakan, komponen penerbangan dan seluruh transaksi dalam negeri menggunakan rupiah. Sementara, biaya operasional haji di Arab Saudi menggunakan mata uang negara tersebut dengan nilai kurs SAR 1 sebesar Rp 3.570.

Ali mengatakan. penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

AIokasi kuota petugas haji Indonesia tahun 2017 sesuai ketersediaan barcode ada 3.500 orang.

"Terutama dikarenakan adanya kenaikan kuota haji sebesar 31,4 persen yang semuIa untuk haji reguler berjumlah 155.200 jemaah, dan pada tahun ini berjumlah 204 ribu jemaah dari total kuota nasional sebanyak 221 ribu," jelas Ali. (*)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved