GPK Aliansi Kota Magelang Gelar Sweeping Kendaraan Bermotor

Mereka melakukan sweeping kendaraan sepeda motor dan mobil yang melintas di jalan Magelang-Bandongan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Ratusan personel Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Aliansi Kota Magelang menggelar aksi turun jalan. Mereka melakukan sweeping kendaraan sepeda motor dan mobil yang melintas di jalan Magelang-Bandongan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan personel Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Aliansi Kota Magelang menggelar aksi turun jalan.

Mereka melakukan sweeping kendaraan sepeda motor dan mobil yang melintas di jalan Magelang-Bandongan.

Sekitar pukul 15.00, ratusan massa melakukan sweeping di depan Pasar Cacaban, Magelang Tengah. Mereka memeriksa satu per satu pengendara yang melintas. Khususnya KTP atau SIM, guna mencari warga yang berdomisili di Beseran, Kaliangkrik, Magelang.

Selang beberapa saat, ratusan massa bergerak menuju perbatasan antarkota, tepatnya di sisi jembatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Mereka memeriksa identitas pengendara dari Bandongan menuju Kota Magelang, yang menimbulkan kemacetan hingga 500 meter.

Ketua GPK Aliansi Kota Magelang, Zaenal Arifin menjelaskan, bahwa aksi sweeping tersebut nekat dilakukan, lantaran tak terima terhadap warga Desa Beseran yang melarang GPK melintasi daerahnya. Zaenal mengaku tak tahu alasan pelarangan sepihak itu.

"Kami mempertanyakan kenapa dilarang melintas. Ini (sweeping) bentuk balasan atas larangan warga," ujar Zaenal di sela aksi sweeping, Jumat (30/9/2016).

Dia mengaku sweeping terhadap warga Beseran akan terus dilakukan sampai Kepala Desa setempat mau memberikan klarifikasi terkait pelarangan melintas bagi anggota GPK yang berkonvoi.

Selengkapnya simak Tribun JOgja edisi Sabtu (1/10/2016). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved