Nodong Pakai Pistol Korek Gagal dan Berakhir Bonyok

Bermodalkan korek api berbentuk pistol, tiga orang pria melakukan pengancaman pada sejumlah warga Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman

Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Santo Ari
Bermodalkan korek api berbentuk pistol, tiga orang pria melakukan pengancaman pada sejumlah warga Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bermodalkan korek api berbentuk pistol, tiga orang pria melakukan pengancaman pada sejumlah warga Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman.

Bahkan saat kejadian Minggu (27/9/201) sekitar pukil 23.15, pelaku sempat menodongkannya dan mengaku sebagai anggota polisi.

Kejadian tersebut mendapat perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Ketiga pelaku yang terpojok lantas kabur melarikan diri dengan mengendarai mobil.

Akan tetapi warga yang curiga lantas marah dan mengejar mereka hingga akhirnya massa menghakimi mereka.

Kapolsek Gamping kompol Agus Zainudin menjelaskan kejadian bermula saat ketiga pelaku yakni Wisnu Wicaksono (24), Bukhori Andriyanto (34) dan Hermawan Susanto (26) yang kesemua warga Godean, Sleman, tengah mencari seorang pria bernama Elias atau Pacul.

Saat itu beberapa pemuda setempat, salah satunya Doni Saputra mendapat ancaman senjata api (senpi) yang ditodongkan oleh Wisnu yang mengaku sebagai anggota Polres Sleman.

"Pelaku menodongkan ke arah kepala pelapor dan mengancam akan menembaknya apabila tidak memberitahu keberadaan Elias atau Pacul. Padahal di sana tidak ada warga yang bernama Elias," jelas Kapolsek, Senin (29/9).

Selain Wisnu yang mengaku anggota kepolisian, pelaku lain yakni Bukhori juga mengaku sebagai sarjana hukum yang akrab dengan anggota Polres Sleman dan Polda DIY.

Kejadian tersebut memancing warga yang kebetulan saat itu masih terjaga.

Merasa aksinya dicurigai warga, ketiga pelaku lantas meninggalkan tempat itu dengan mengendarai mobil Timor bernopol AB 1265 YH.

Akan tetapi belum jauh mereka pergi, warga yang marah dengan aksi pelaku lantas mengejar dan mengepung mobil dan berakhir dengan pelemparan batu dan pengerusakan.

Akibat amukan masa mobil tersebut mengalami pecah kaca di bagian depan belakang serta mengalami penyok di beberapa tempat.

Tak ayal, ketiga pelaku menjadi bulan-bulanan warga.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Tags
pistol
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved