Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Telaga Bleder Magelang Masih Minim

Selain jauh dari akses jalan utama, fasilitas di objek wisata itu sudah mulai rusak dan perlu penambahan.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Sejumlah wisatawan sedang mengunjungi objek Wisata Telaga Bleder di Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag, yang saat ini tengah diperbaiki Pemkab Magelang. Selain jauh dari akses jalan utama, fasilitas di objek wisata itu sudah mulai rusak dan perlu penambahan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tingkat kunjungan ke objek Wisata Telaga Bleder di Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag, masih cukup minim dan perlu promosi. Selain jauh dari akses jalan utama, fasilitas di objek wisata itu sudah mulai rusak dan perlu penambahan.

"Dari catatan kami, jumlah pengunjung per bulan rata-rata hanya berkisar sekitar 180-an orang. Atau hanya 6 orang per harinya," ujar Staf pengelola objek wisata Telaga Bleder, Maryono.

Dia mengatakan, Telaga Bleder hanya berupa telaga buatan yang airnya berasal dari mata air sekitar. Sedangkan fasilitas yang tersedia hanya perahu, becak air, dan speedboad. Minimnya fasilitas tersebut, kata dia, membuat jumlah pengunjung sedikit.

Dia menambahkan, target yang diberikan selama ini belum pernah tercapai karena sepinya pengunjung. Banyak dari pengunjung yang enggan kembali mendatangi Telaga Bleder karena kurangnya fasilitas, serta jauhnya lokasi dari jalan utama.

“Padahal, setiap tahun ditarget Pemkab Magelang untuk bisa meningkatkan jumlah pengunjung. Tahun kemarin, kami ditarget mampu memperoleh pendapatan sebesar Rp38 juta dalam satu tahun. Target itu hanya tercapai kurang dari 50 persen," papar Maryono.

Mulai Diperbaiki

Dengan minimnya tingkat kunjungan tersebut, kata Maryono, Pemerintah Kabupaten Magelang akan melakukan perbaikan sekaligus penambahan sarana prasarana di tempat tersebut untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, mulai Senin (29/6/2015) kemarin.

Sejauh ini, rencana perbaikan memang telah lama digulirkan sejak tahun 2011 silam, namun baru tahun ini bisa terlaksana. Dia menyebutkan, perbaikan yang akan dilakukan terutama di bagian fasilitas perahu dan becak air. Sedangkan pada bangunan, akan ditambah kolam renang untuk anak.

"Selain ditambah kolam renang anak, nanti juga akan ditambah waterboom ukuran kecil," katanya.

Dia pun berharap, dengan perbaikan dan penambahan fasilitas, bisa meningkatkan jumlah pengunjung. Mengingat, selama ini sebagian besar pengunjung adalah anak-anak serta rombongan keluarga.

Solikhah, salah satu pengunjung, mengaku kurang puas saat berkunjung ke Telaga Bleder. Selain pemandangannya hanya berupa telaga saja, sejumlah fasilitas seperti perahu juga sudah rusak. Sebagai wisatawan,dia berharap jika fasilitas yang ada lebih diperbanyak, seperti tempat bermain anak-anak.

“Sehingga, pengunjung tidak hanya disuguhi air telaga dan perahu saja,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Telaga
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved