Khitanan Massal di Klaten: 190 Anak Terbantu Dana Infak Ramadan

Khitanan massal di Masjid Raya Klaten diikuti 190 anak dari berbagai wilayah, digelar Baznas Klaten sebagai bagian dari penyaluran

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
tribunjogja/Dewi Rukmini
KHITAN MASAL: Suasana gelaran khitanan massal yang digelar Baznas Klaten di Masjid Raya Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (24/12/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Khitanan massal di Masjid Raya Klaten diikuti 190 anak dari berbagai wilayah, digelar Baznas Klaten sebagai bagian dari penyaluran dana infak Ramadan 2025.
  • Peserta mendapat fasilitas gratis berupa baju koko, peci, sarung, uang saku Rp75 ribu, dengan total anggaran Rp113 juta dari dana infak.

 


KLATEN TRIBUNJOGJA.COM – Sebanyak 190 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten mengikuti khitanan massal yang digelar di Masjid Raya Klaten, Jawa Tengah, Rabu (24/12/2025). 

Kegiatan ini merupakan gelombang kedua yang diselenggarakan Baznas Klaten pada tahun 2025, sebagai bentuk penyaluran dana infak Ramadan dari ASN dan masyarakat.

Kepala Baznas Klaten, Muchlis Hudaf, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan kuota 200 anak. 

Namun, jumlah pendaftar hanya mencapai 190 anak, lebih sedikit dibanding gelaran sebelumnya yang diikuti 255 anak. 

“Mungkin karena banyak yang mengadakan sendiri, apalagi bertepatan dengan libur panjang. Fokus kami tetap pada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka terbantu,” ujarnya.

Seluruh peserta khitanan tidak dipungut biaya. Dana kegiatan diambil dari infak Ramadan 2025 yang terkumpul sebesar Rp450 juta, dengan alokasi Rp113 juta untuk khitanan massal kali ini. 

Anak-anak peserta mendapatkan fasilitas lengkap berupa baju koko, peci, sarung, serta uang saku Rp75 ribu. 

Selain sebagai tradisi, kegiatan ini juga menjadi upaya memenuhi salah satu syariat Islam.

Muchlis menekankan pentingnya khitan sebagai syarat sah salat bagi laki-laki.

 “Salat harus bersih dari hadas dan najis. Jika belum khitan, sering tersisa najis saat buang air kecil sehingga salat tidak sah. Dengan khitan, kebersihan lebih terjaga,” paparnya.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengapresiasi Baznas Klaten atas konsistensi menggelar khitanan massal. 

Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. 

“Momennya selalu tepat saat liburan sekolah. Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa, hampir 200 anak ikut serta. Kami berterima kasih kepada Baznas yang sudah membantu masyarakat Klaten,” katanya.

Ia berharap program khitanan massal dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di Bumi Bersinar. (drm)

Tiga Ribuan PPPK Paruh Waktu Terima SK, Resmi Jadi ASN Pemkab Klaten 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved