Hilang di Bukit Mongkrang: Yasid Terpisah dari Rekannya, SAR Perluas Pencarian ke Bukit Mitis

Seorang pendaki Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah, Yasid Ahmad Firdaus hilang sejak Minggu (18/1/2026) lalu.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Romensy Augustino
PENDAKI HILANG : Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian Yasid Ahmad Firdaus, warga Colomadu, yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (20/1/2025) 
Ringkasan Berita:
  • Pendaki Bukit Mongkrang, Yasid Ahmad Firdaus, hilang sejak Minggu (18/1/2026) saat turun dari puncak bersama tiga rekannya.
  • Pencarian hari ketiga dilakukan 160 personel SAR, dengan memperluas area hingga 600 meter dan menjangkau Bukit Mitis, menggunakan drone dan tim vertical rescue.
  • Proses pencarian terkendala cuaca buruk dan kabut tebal, namun tim SAR tetap melanjutkan operasi dengan fokus keselamatan.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, KARANGANYAR - Seorang pendaki Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah, Yasid Ahmad Firdaus hilang sejak Minggu (18/1/2026) lalu.

Pendaki asal Colomadu, Karanganyar tersebut hilang saat mendaki bersama ketiga rekannya yakni Cahya, Salman, dan Riyan.

Korban hilang setelah turun dari puncak.

Hingga Selasa (20/1/2026) hari ini, survivor belum diketahui keberadaanya.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap yasid.

Dikutip dari Kompas.com, korban dan rekan-rekannya mendaki Bukit Mongkrang pada Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Setelah hampir satu setengah jam, keempatnya akhirnya sampai di puncak.

Seusai menikmati keindahan di puncak Bukit Mongkrang, mereka kemudian kembali turun.

Saat perjalanan turun itulah, Yasid terpisah dari rekan-rekannya dan dinyatakan hilang.

 "Mereka terpisah di atas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga survivor, dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melaporkan ke petugas bascame jika survivor belum kembali," jelas Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno.

Laporan hilangnya Yasid ini kemudian langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian.

Namun pencarian hari pertama dan kedua belum membuahkan hasil.

Pada Selasa (20/1/2026) hari ini, pencarian kembali dilanjutkan dengan memperluas areanya.

Tim yang terlibat dalam pencarian ini sebanyak 160 personel.

Koordinator SAR Operasi Pencarian Survivor dari Basarnas, Yohan Tri Anggoro, menyatakan pencarian memasuki hari ketiga. 

Sebanyak 160 personel dari berbagai unsur SAR dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

"Personel kami bagi ke beberapa SRU, antara lain untuk pengoperasian kamera drone, penyisiran jalur pendakian, serta tim vertical rescue," ujar Yohan, Selasa (20/1/2026) pagi. 

Pihaknya juga memperluas area pencarian dari radius 400 meter menjadi 600 meter dari titik awal hilangnya korban.

Rencana pencarian juga akan menjangkau Bukit Mitis di sebelah barat Bukit Mongkrang.

"Perluasan area ini dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisis lapangan. Kami juga mempertimbangkan kemungkinan korban berpindah jalur," tambahnya.

Proses pencarian terkendala cuaca buruk berupa kabut tebal yang membatasi jarak pandang dan menghambat pergerakan tim.

"Cuaca sangat berpengaruh. Saat ini kabut cukup tebal sehingga jarak pandang terganggu, namun pencarian tetap kami lanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel," tutup Yohan.

Baca juga: Dari Kampus ke Pesisir, Mahasiswa UGM Hadirkan Energi Surya untuk Warga Gunungkidul

Mengenal Bukit Mengkrang

Bukit Mongkrang terletak di Tlogodringo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Bukit ini berada di sisi selatan Gunung Lawu, sekitar area hutan dan perkebunan di lereng Lawu. 

Bukit Mongkrang memiliki ketinggian sekitar ±2.194 meter di atas permukaan laut dan topografinya relatif landai sampai berbukit, membuatnya cocok bagi pendaki pemula.

Medannya tidak terlalu sulit, jalurnya jelas, dan perjalanan ke puncak biasanya memakan waktu sekitar 1 jam dengan pemandangan alam yang terbuka serta panorama Gunung Lawu dari kejauhan. 

Di area bukit juga terdapat padang bunga ilalang dan titik-titik pemandangan yang menarik bagi pendaki dan wisatawan. 

Pendakian dimulai dari pos pendaftaran/pos pendakian Bukit Mongkrang, yang berada dekat area parkir di Tlogo Dringo. 

Wisatawan harus mendaftar di pos pendakian, di mana tiket masuk dibeli sebelum naik. 

Jalur menuju puncak relatif singkat dan jelas, tidak banyak percabangan jalur kompleks seperti pada gunung yang lebih tinggi; umumnya hanya 1 jalur utama dari pos menuju puncak.

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kompas.com.

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved