Operasi Lilin Candi 2025 Digelar, 507 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru di Magelang

Polresta Magelang menggelar Operasi Lilin Candi 2025 dengan menerjunkan sebanyak 507 personel

Tayang:
Tribun Jogja/Yuwantoro Winduajie
OPERASI LILIN CANDI : Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar di kawasan Candi Borobudur, Jumat (19/12/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG — Polresta Magelang menggelar Operasi Lilin Candi 2025 dengan menerjunkan sebanyak 507 personel guna mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar di kawasan Candi Borobudur, Jumat (19/12/2025).

Herbin mengatakan, Operasi Lilin Candi 2025 dilaksanakan untuk memastikan keamanan ibadah Natal dan Tahun Baru, kelancaran arus lalu lintas selama libur Nataru, serta pengamanan objek-objek wisata.

“Operasi Lilin ini kita laksanakan mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026. Fokusnya pengamanan ibadah Natal dan Tahun Baru, arus mobilitas masyarakat selama libur Nataru, serta pengamanan objek wisata,” ujar Herbin.

Terkait pengaturan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata Candi Borobudur, pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.

“Jika terjadi kepadatan, akan kita berlakukan rekayasa lalu lintas. Namun apabila kondisi masih normal, arus tetap berjalan seperti biasa. Pola rekayasa sudah kami siapkan dan akan kami sampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam operasi ini, Polresta Magelang mengerahkan 507 personel yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta dukungan dari pemerintah daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan stakeholder terkait lainnya.

Selain pengamanan lalu lintas dan objek wisata, pengamanan juga difokuskan pada gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Natal dan Tahun Baru.

“Seluruh gereja yang melaksanakan ibadah kami lakukan pengamanan. Rata-rata dijaga dua sampai lima personel, disesuaikan dengan jumlah jemaat,” tambah Herbin.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru Diprediksi 20 Desember, Ini Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Magelang

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji berharap pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Magelang dapat berlangsung aman dan nyaman, baik bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kami berharap libur Nataru ini bisa aman dan nyaman. Wisatawan yang datang ke Kabupaten Magelang juga bisa menikmati kondisi alam dan keramahan masyarakat sehingga tercipta iklim yang kondusif dan bermanfaat bagi semua,” katanya.

Terkait kesiapan destinasi wisata, khususnya Candi Borobudur sebagai destinasi unggulan, Pemerintah Kabupaten Magelang telah berkoordinasi dengan Polri dan pengelola wisata.

“Kami sudah berkoordinasi untuk mengantisipasi potensi keramaian dan penumpukan pengunjung. Penanganannya nanti akan disinergikan bersama Polri,” ujar Grengseng.

Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polresta Magelang juga telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Kasat Lantas Polresta Magelang Kompol Nyi Ayu Fitria Facha mengatakan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 20 Desember 2025, sedangkan arus balik diprediksi memuncak pada 3 hingga 4 Januari 2026.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved