Berita Klaten

Persiapan Klaten Sambut Libur Panjang Natal dan Tahun Baru 2026

Operasi Lilin Candi 2025 di Kabupaten Klaten akan berfokus terhadap delapan aspek pengamanan utama yang saling berkaitan

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/IST
RAKOR: Suasana gelaran rakor lintas sektoral untuk pengamanan perayaan Nataru di Aula Mapolres Klaten, pada Senin (15/12/2025). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini


TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Operasi Lilin Candi 2025 di Kabupaten Klaten akan berfokus terhadap delapan aspek pengamanan utama yang saling berkaitan dan harus dijalankan secara sinergis.

Hal itu disampaikan Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo, dalam gelaran rapat koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Candi 2025 untuk pengamanan perayaan Nataru, pada Senin (15/12/2025). 


“Fokus pengamanan Operasi Lilin Candi 2025/2026 meliputi harkamtibmas, pengamanan ibadah Natal, pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, pengamanan jalur mudik dan balik, pengaturan arus lalu lintas lokal dan wisata, pengamanan objek vital, penanganan potensi bencana, serta pengelolaan kegiatan anak sekolah di hari libur," ungkap Cahyo. 


Menurut dia, stabilitas harkamtibmas menjadi fondasi utama dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di pusat keramaian dan ruang publik. 


Terkait pengamanan ibadah Natal, diprioritaskan agar seluruh umat Kristiani dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan penuh kekhusyukan. 


Pengamanan selama perayaan Natal dan pergantian tahun juga jadi fokus utama karena kerap diwarnai konsentrasi massa dalam jumlah besar. 


Sementara, pengamanan jalur mudik dan balik menjadi perhatian khusus. Sebab, Kabupaten Klaten merupakan jalur lintasan strategis dengan prediksi volume kendaraan puluhan ribu unit per hari pada puncak arus.


“Operasi Lilin bukan hanya tentang kelancaran lalu lintas, tetapi juga bagaimana kita mengantisipasi berbagai kerawanan yang akan muncul berkaitan dengan perayaan Natal dan sukacita libur pergantian Tahun Baru," ujarnya. 


Pengelolaan aktivitas anak sekolah selama masa libur Natal dan Tahun Baru juga menjadi perhatian dalam Operasi Lilin Candi 2025.

Lantaran momentum libur panjang kerap diiringi meningkatnya aktivitas remaja di ruang publik. 


Oleh karena itu, dia menyebut diperlukan peran bersama orang tua, sekolah, masyarakat, dan aparat untuk memastikan kegiatan anak-anak tetap berada dalam koridor positif, aman, dan bermanfaat.

Pendekatan preventif dan pembinaan akan diprioritaskan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta menjaga situasi tetap kondusif selama periode liburan.


Gelaran rakor lintas sektoral itu menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi serta menyusun langkah pengamanan terpadu menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat.

Termasuk antisipasi lonjakan arus lalu lintas, kegiatan ibadah, aktivitas wisata, hingga potensi bencana hidrometeorologi pada akhir tahun.


Kegiatan itu dihadiri oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, Ketua DPRD Kabupaten, Edy Sasongko, perwakilan Kodim 0723/Klaten, Kejaksaan Negeri Klaten, FKUB, dan stakeholder lainnya. 

Komentar Bupati Klaten


Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menegaskan pentingnya kesiapan bersama seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan untuk menyambut libur Nataru 2025. Apalagi, Kabupaten Klaten merupakan daerah lintasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.


“Kabupaten Klaten adalah wilayah lintasan, sehingga setiap akhir tahun selalu terjadi peningkatan mobilitas. Kita harus memastikan masyarakat yang melintas maupun yang merayakan Nataru di Klaten merasa aman dan nyaman," ucapnya. 


Dia juga menyoroti potensi peningkatan kunjungan wisata selama libur panjang. Pihaknya pun menilai perlu ada kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem, sehingga mendorong agar dilakukan sosialisasi keselamatan di objek wisata serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved