Catat, Ini Skema Pengalihan Arus Lalulintas saat Aksi 'Rakyat Memanggil' di Gejayan
Polresta Sleman menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Pertigaan Gejayan, Depok, Kabupaten Sleman
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Para personel tersebut akan ditempatkan dalam pola pengamanan terbuka maupun tertutup.
Tujuannya untuk memastikan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.
Pengamanan juga diperkuat oleh bantuan kendali operasi (BKO) sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Direktorat Samapta Polda DIY.
Pihak kepolisian berkomitmen mengawal aksi secara profesional dan humanis, serta mengharapkan massa aksi menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hindari tindakan provokatif, perusakan fasilitas umum, penyebaran ujaran kebencian, maupun perbuatan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
"Mari bersama-sama menjaga situasi wilayah Sleman tetap aman, tertib, dan kondusif dengan menghormati hak menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga kepentingan masyarakat luas," ujar Argo.
Sebagimana diketahui, Aliansi Rakyat Memanggil berencana menggelar aksi unjuk rasa di Pertigaan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6/2026) sore.
Aksi ini dipicu oleh lonjakan harga kebutuhan pokok akibat pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga BBM non-subsidi.
Aliansi mengkritik pemerintah Prabowo-Gibran yang dinilai lebih fokus pada proyek besar rawan korupsi ketimbang kesejahteraan rakyat, serta menyayangkan penyempitan ruang demokrasi akibat kriminalisasi terhadap kritik publik.
Dalam aksi tersebut, massa turun ke jalan dengan membawa delapan tuntutan utama.
1. Hentikan Program Makan Bergizi Gratis yang rawan korupsi dan minim pengawasan publik.
2. Tolak Koperasi Desa Merah Putih yang menyimpang dari prinsip ekonomi rakyat dan berpotensi menjadi instrumen kontrol politik.
3. Cabut revisi UU TNI, UU Polri, UU Kejaksaan, dan UU Peradilan Militer. Lindungi kebebasan berekspresi, berpendapat, berkumpul, dan berserikat.
Selidiki dan adili seluruh pelaku pelanggaran HAM dari unsur TNI maupun Polri.
4. Wujudkan pendidikan gratis yang berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia.
| 8 Tuntutan dari Aliansi Rakyat Memanggil, yang Sore Ini Berencana Aksi di Gejayan |
|
|---|
| Banyak Unjuk Rasa Mahasiswa, Guru Besar UII: Akumulasi Kemarahan Masyarakat |
|
|---|
| Gelombang Demo di Jakarta hingga Jogja, Peringatan Keras bagi Rezim Prabowo - Gibran |
|
|---|
| Gelombang Demontrasi Meluas, Prof Masduki: Ini Akumulasi Kecewa Kinerja Prabowo-Gibran |
|
|---|
| Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi 3 Aktivis Kasus Demo Ricuh Magelang, Kuasa Hukum: Jawaban Normatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260804-Kasihumas-Polresta-Sleman-Iptu-Argo-Anggoro.jpg)