Misteri Api di Rumah Warga Sleman

Hari Keenam Belas, 110 Titik Api Muncul di Rumah Warga Seyegan Sleman

Total ada 110 kejadian objek terbakar dalam 16 hari fenomena alam langka yang melanda rumah Agus Yani dan sekitarnya di Seyegan, Sleman.

Tayang:
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/BPBD Sleman
KEBAKARAN - Api membakar tumpukan kayu di halaman belakang rumah Agus Yani di Kasuran, Seyegan, Sleman, Minggu (7/6/2026) siang. 

Hanya berjarak sepuluh menit saja, api melalap kasur yang diletakkan di ruang depan.

Berturut-turut berikutnya adalah lembaran kardus di halaman belakang ruko, gulungan kabel di belakang rumah, sisi luar kontrakan utara ruko, dan kardus berisi telur di ruang tengah. 

Sehari sebelumnya, Rabu (3/6/2026), intensitas titik api sangat tinggi.

Baca juga: Hari ke-15 Teror Api di Rumah Warga Seyegan Sleman,  Celana dan Baju Depan Kamar Mandi Terbakar

Dari catatan Tribun Jogja, ada sepuluh titik api dan objek yang terbakar. Semuanya berlangsung di rumah Agus Yani.

Terbanyak yang terjadi dalam sehari dalam bulan Juni ini. 

Sementara itu, untuk hari ini, Minggu (7/6/2026), ada dua titik api muncul per pukul 10.30 WIB.

Pertama api yang terlihat di dapur belakang sekitar pukul 08.40.

Berselang satu jam lebih sepuluh menit kemudian, kobaran api membakar tumpukan kayu di halaman belakang. 

Sejak pertama peristiwa ini berlangsung pada Sabtu (23/6/2026) dini hari, tumpukan kayu tersebut sudah enam kali berkobar.

Baik itu saat siang ataupun malam hari. Rata-rata dengan jilatan api cukup tinggi. 

Dengan demikian, total ada 110 kejadian objek terbakar dalam 16 hari fenomena alam langka yang melanda rumah Agus Yani dan sekitarnya.

TERBAKAR - Api membakar baju di depan kamar mandi, di ruang tengah rumah Agusyani di Seyegan, Sleman, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari. Total sudah ada 107 kali kejadian kebakaran sejak pertama kali api misterius muncul pada Jumat 22/5/2026) lalu.
TERBAKAR - Api membakar baju di depan kamar mandi, di ruang tengah rumah Agusyani di Seyegan, Sleman, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari. Total sudah ada 107 kali kejadian kebakaran sejak pertama kali api misterius muncul pada Jumat 22/5/2026) lalu. (Tribun Jogja/dok. Istimewa)

Hasil Penelitian dan Hipotesis

Merembesnya gas dari tanah adalah hipotesis penyebab utamanya. 

Sejumlah penelitian dan observasi dari UGM, UPN, Tim Gegana Polda DIY, BPPTKG, dan sejumlah lembaga lain sudah dilakukan pekan kemarin.

Hasilnya pun telah dipaparkan bersama BPBD Sleman empat hari lalu di kantor Kapanewon Seyegan

H Mutfiana, salah satu penghuni rumah, berharap teror api ini segera berakhir.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved