Kabel Listrik Putus di Sosromenduran Jogja, Sempat Picu Percikan Api dan Rusak Atap Rumah Warga

​Sebuah kabel jaringan tegangan menengah (JTM) milik PLN tiba-tiba putus dan menimpa rumah warga hingga berdampak pada kerusakan di bagian atap.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Dok. BPBD Kota Yogyakarta
KABEL PUTUS - Proses penanganan insiden kabel listrik putus di kawasan Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Insiden mengkhawatirkan terjadi di kawasan Jogonegaran, Kelurahan Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026) siang.

​Sebuah kabel jaringan tegangan menengah (JTM) milik PLN tiba-tiba putus dan menimpa rumah warga hingga berdampak pada kerusakan di bagian atap.

Di samping itu, putusnya kabel sempat mengeluarkan percikan api dan memicu kebakaran pada meteran listrik di beberapa rumah sekitarnya.

​Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, menuturkan selaras laporan yang diterima, insiden diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

​"Kronologinya sekitar pukul 13.30 WIB, tiba-tiba kabel JTM itu putus. Sempat mengeluarkan percikan api yang menyebabkan meteran di beberapa rumah warga terbakar," ujarnya.

​Kalak BPBD menambahkan, kabel yang putus di area permukiman tersebut, jatuh dan menimpa salah satu rumah milik warga setempat.

Baca juga: Malioboro Ditarget Bebas Kendaraan Bermotor Mulai November 2026, Ini Skemanya

Akibatnya, atap ruang tamu rumah korban mengalami kerusakan cukup serius dengan volume panjang sekitar 5 meter dan lebar 4 meter.

​"Penyebab kerusakan murni karena tertimpa kabel listrik yang putus. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini," terangnya.

​Mendapati laporan warga kisaran pukul 14.00 WIB, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

​Sejumlah unsur yang terlibat di antaranya Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Yogyakarta, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), petugas PLN, serta dibantu masyarakat sekitar.

​"Kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal untuk menutup atap yang rusak agar tidak bocor jika hujan. Tim TRC sudah melakukan assessment di lokasi dan langsung menyerahkan bantuan satu lembar terpal kepada pemilik rumah," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved