DIY Bakal Jadi Tuan Rumah Business Dialog dan Chaity Golf Tournament

DIY bakal menjadi tuan rumah Business Dialog and Charity Golf Tournament pada 5-6 Juni 2026 mendatang.

Tayang:
Tribun Jogja/GENERATED AI: GEMINI
Foto: Berita Jogja Hari Ini 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bakal menjadi tuan rumah Business Dialog and Charity Golf Tournament pada 5-6 Juni 2026 mendatang.

Acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY tersebut menjadi ajang untuk memperkuat jejaring kerja sama hingga memperluas potensi investasi.

Wakil Ketua Umum Koordinator 3 Kadin DIY, Hermawan Ardiyanto, mengatakan kegiatan diplomasi olahraga tersebut akan dihadiri sekitar 15-20 duta besar dari beberapa negara, seperti Australia, New Zealand, Arab Saudi, Meksiko, Hungaria, dan Kuba.

"Para duta besar yang hadir kan mewakili potensi ekonomi masing-masing. Nanti dalam forum Business Dialogue itu akan dipresentasikan potensi investasi, tourism, dan perdagangan dari Jogja ke duta besar-duta besar yang hadir," katanya.

"Jadi nanti potensi-potensi investasi pasar yang belum terbuka bisa diambil oleh pengusaha-pengusaha Yogyakarta. Dan juga potensi wisata serta investasi yang ada di Yogyakarta bisa lebih dikenal oleh pengusaha-pengusaha dari negara-negara yang datang ke Yogyakarta,” sambungnya.

Baca juga: UNY Siap Kelola SPPG Jika Diberi Amanah, Ini Alasan Rektor

Pada kesempatan itu, pihaknya pun akan menekankan pada investasi berbasis lingkungan, seperti yang ditekankan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Hermawan menyebut keberpihakan dalam menjaga lingkingan menjadi perhatian utama.

Pihaknya pun akan menawarkan potensi investasi di DIY yang mengarah ke renewable energy, seperti sumber energi terbarukan meliputi kincir angin, solar panel, dan sebagainya.

"Investasinya kita arahkan green investment. Investasi yang tidak masif, investasi yang tidak padat, yang tidak polutif, Ini menurut saya penting sekali, karena Yogyakarta itu modalnya kan budaya dan lingkungan yang juga terkait pariwisata. Jadi kalau salah satu rusak, tentu saja akan berperan besar sekali ya," terangnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peluang investasi semakin besar dan memperluas potensi investasi yang selama ini belum terbuka. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved