Lebaran 2026

Selama Libur Lebaran 2026, PMI DIY Perkuat Layanan Kemanusiaan di 31 Titik

Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menyiapkan 31 pos pelayanan pertolongan pertama dan ambulans yang tersebar di seluruh wilayah.

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Huda
LAYANAN LEBARAN PMI DIY - (Arsip) GBPH Prabukusumo saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (15/3/2023). Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menyiapkan 31 pos pelayanan pertolongan pertama dan ambulans yang tersebar di seluruh wilayah. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran mendorong penguatan layanan kemanusiaan di berbagai titik strategis, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi salah satu daerah tujuan dan lintasan pemudik.

Tingginya arus pergerakan diperkirakan akan meningkatkan potensi kelelahan, gangguan kesehatan, hingga kondisi darurat di perjalanan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menyiapkan 31 pos pelayanan pertolongan pertama dan ambulans yang tersebar di seluruh wilayah.

Sebanyak 1.022 personel juga disiagakan selama periode mudik Lebaran 2026 untuk memberikan layanan kepada masyarakat.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, mengatakan bahwa seluruh personel yang diterjunkan telah dipersiapkan untuk menangani berbagai kondisi di lapangan.

“Kami menyiagakan personel PMI berlatar belakang medis seperti dokter, perawat, bidan, juga relawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama yang akan membantu melayani masyarakat yang akan merayakan lebaran di DIY. Mereka akan bertugas 24 jam dalam 3 sif perhari selama 10 hari,” ujarnya.

Selain itu, PMI juga mengandalkan armada ambulans motor sebagai penanganan awal di lokasi padat. Armada ini dinilai efektif untuk menjangkau kondisi darurat lebih cepat dibanding kendaraan besar.

“Motor ambulans ini efektif dalam penanganan kegawatdaruratan apalagi saat situasi padat dan ramai. Begitu ada kedaruratan maka motor akan kami luncurkan terlebih dahulu untuk menilai keadaan dan memberikan pertolongan pertama,” jelasnya.

Pos layanan tersebut tidak hanya menyediakan pertolongan pertama, tetapi juga layanan kesehatan dasar, tempat istirahat, hingga informasi perjalanan bagi pemudik.

Seluruh layanan didukung oleh kolaborasi lintas instansi, mulai dari sektor kesehatan, kebencanaan, hingga unsur keamanan.

Dengan kesiapan tersebut, PMI DIY berharap perjalanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung lebih aman dan terkendali.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved