Perkembangan Sektor Konstruksi di Jogja Mendorong Transformasi Layanan Kontraktor
Arah pengembangan Yogyakarta sebagai destinasi wisata alternatif setelah Bali juga memberi dampak langsung terhadap sektor konstruksi.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perkembangan sektor konstruksi di Yogyakarta menunjukkan tren yang terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.
Pertumbuhan industri pariwisata yang diikuti dengan meningkatnya kebutuhan fasilitas penunjang seperti hotel, restoran, hingga sarana rekreasi, ikut mendorong perubahan pola layanan di dunia kontraktor.
Tidak hanya soal pembangunan fisik, pelaku usaha kini mulai beradaptasi dengan kebutuhan klien yang menginginkan layanan lebih terintegrasi dan efisien.
Kondisi tersebut turut dirasakan oleh pelaku usaha konstruksi yang berbasis di Yogyakarta.
Dadik Arya Perwira, Pimpinan DAP CORPORATE menyebut, perkembangan sektor ini masih berada dalam fase positif dan terbuka lebar ke depan.
Ia menilai, dukungan terhadap sektor pariwisata menjadi salah satu faktor utama yang menjaga pertumbuhan tetap stabil.
“Jogja saat ini masih berkembang. Karena Jogja menjadi kota pariwisata, supporting pemerintah di pariwisata juga masih oke. Pertumbuhan hospitality facility juga masih oke, hospitality seperti hotel, restoran, tempat bermain, sarana olahraga itu juga masih oke,” ujarnya, Senin (16/3/2026) sore.
Menurutnya, arah pengembangan Yogyakarta sebagai destinasi wisata alternatif setelah Bali juga memberi dampak langsung terhadap sektor konstruksi.
“Karena diharapkan Jogja menjadi second lander setelah Bali, tempat wisata. Sehingga pertumbuhan kedepannya masih sangat-sangat bagus, khususnya untuk di Jogja,” lanjutnya.
Baca juga: Hindari Pemakaian 25 Password Berikut Agar Akun Tidak Mudah Dibobol
Sejalan dengan dinamika tersebut, DAP CORPORATE memperkenalkan langkah baru melalui peluncuran website korporasi sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan.
Platform ini dirancang sebagai pusat informasi yang mengintegrasikan berbagai unit usaha dalam satu ekosistem, sekaligus memudahkan akses bagi masyarakat dan mitra bisnis.
DAP CORPORATE sendiri menaungi sejumlah unit usaha lintas sektor, di antaranya PT. Duta Arya Pratama yang bergerak di bidang general kontraktor, desain, dan interior. Selain itu terdapat pula unit lain seperti PT. Adi Jaya Traktor, PT. Tugu Karya Pratama, Michelin House of Sofa, hingga Steel’o yang menyasar pasar ritel furnitur.
Dadik menjelaskan, kehadiran website ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas jangkauan sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan pola komunikasi bisnis yang semakin digital.
“Website ini kami hadirkan sebagai pusat informasi resmi DAP CORPORATE sekaligus media untuk memperkenalkan berbagai unit usaha yang kami kembangkan. Kami berharap kehadiran platform ini dapat memperluas jaringan kerjasama dan meningkatkan kepercayaan mitra bisnis,” kata Dadik.
Ia menambahkan, selama ini perusahaan lebih banyak bergerak pada segmen business to business, dengan klien utama berasal dari sektor hospitality seperti hotel, resort, dan vila. Namun dalam beberapa tahun terakhir mulai ada perluasan ke pasar ritel, termasuk melalui unit usaha furnitur.
Di sisi lain, perubahan kebutuhan klien juga mendorong transformasi layanan.
Jika sebelumnya proses pembangunan cenderung terpisah antara perancang, kontraktor, dan interior, kini banyak klien beralih ke model layanan terpadu.
“Sekarang klien-klien semakin saving budget, harus efisien dan hemat. Sehingga mereka cenderung ke one-stop konstruksi. Jadi mulai dari desain pembangunan isi itu satu paket,” jelasnya.
Melalui website yang baru diluncurkan, perusahaan mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan akses informasi yang lebih menyeluruh.
Pengguna dapat melihat profil masing-masing unit usaha, portofolio proyek, hingga memilih layanan sesuai kebutuhan dalam satu platform.
Selain itu, website juga difungsikan sebagai sarana komunikasi langsung yang terintegrasi dengan sistem database perusahaan. Langkah ini sekaligus menjadi pintu masuk bagi penguatan strategi digital marketing yang sebelumnya masih dilakukan secara konvensional.
Dengan pendekatan tersebut, DAP CORPORATE berharap dapat mengikuti arah perkembangan industri konstruksi yang semakin adaptif, sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan yang kian dinamis. (*)
| 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Jogja, Kamar 3 Meter Diisi 20 Siswa |
|
|---|
| Soal Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Amankan 30 Orang |
|
|---|
| Di Balik Terungkapnya Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Ada Peran Whistleblower |
|
|---|
| Daycare Little Aresha Yogyakarta Tak Memiliki Izin Operasional, Pemkot Pastikan Tindak Tegas |
|
|---|
| Kronologi Terbongkarnya Kasus Daycare Jogja, Berawal dari Karyawan Resign Laporkan Ijazah Ditahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260317-Dadik-Arya-Perwira.jpg)