Polres Bantul Siagakan 550 Personel Amankan Mudik dan Libur Lebaran 2026

Polres Bantul menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan arus mudik hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi

Tayang:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polres Bantul menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan arus mudik hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Operasi Ketupat Progo 2026.

Sebanyak 550 personel gabungan diterjunkan guna memastikan arus mudik, kegiatan ibadah Ramadan, hingga libur Lebaran di wilayah Bantul berjalan aman dan lancar.

Kapolres Bantul, Bayu Puji Hariyanto mengatakan, Operasi Ketupat Progo 2026 akan digelar selama 13 hari mulai 13–25 Maret 2026.

Operasi ini menjadi bagian dari pengamanan pergerakan sekitar 143,9 juta pemudik secara nasional.

“Operasi ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, polisi akan melakukan koordinasi intensif di lapangan dengan fokus pada pelayanan yang cepat dan responsif bagi masyarakat.

Selain itu, personel di lapangan juga diminta memedomani Surat Keputusan Bersama (SKB) rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah, contraflow, hingga pengaturan jalur penyeberangan untuk mengurai kemacetan di titik rawan.

Baca juga: Polisi Beberkan Kronologi Kebakaran Bank BPD DIY KCP Wirobrajan Yogyakarta

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan Operasi Ketupat Progo 2026 mengedepankan langkah preventif yang didukung kegiatan preemtif, humas, penegakan hukum, serta bantuan operasi.

“Tujuan utamanya adalah terciptanya situasi kamtibmas yang aman serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” katanya.

Polisi juga memetakan sejumlah titik yang menjadi fokus pengamanan, mulai dari aktivitas ibadah seperti tarawih dan salat Idulfitri, hingga kegiatan masyarakat seperti buka puasa bersama, ngabuburit, dan sahur keliling.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada pusat perbelanjaan, lokasi pembagian zakat, jalur mudik dan arus balik, serta destinasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.

Untuk mendukung pelayanan masyarakat, Polres Bantul mendirikan tiga Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Terpadu.

Tiga Pospam tersebut berada di wilayah strategis, yakni Sedayu, Piyungan, dan Parangtritis, sementara Pos Terpadu ditempatkan di Druwo, Sewon, sebagai pusat koordinasi lintas sektoral.

Pengamanan ini melibatkan sinergi antara kepolisian, TNI, instansi terkait, serta berbagai mitra kamtibmas.

“Sinergi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga Bantul maupun para pemudik yang melintas di wilayah Bumi Projotamansari,” ujar Rita. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved