Diskusi Kamtibmas Paguyuban Kelontong Madura, Polda DIY Jamin Keamanan 24 Jam
Paguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta (PKMY) bersama Polda DIY menggelar diskusi kamtibmas dan buka puasa
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta (PKMY) bersama Polda DIY menggelar diskusi kamtibmas sekaligus buka puasa bersama Ditbinmas Polda DIY dengan para pelaku usaha toko kelontong Madura di Yogyakarta.
Diskusi itu dilaksanakan di Sekretariat Keluarga Madura Yogyakarta, Selasa (3/3/2026)
Ketua PKMY, Subur Adi Cahyono mengatakan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pengusaha toko kelontong Madura di DIY dengan Polda DIY.
Hal ini berkaitan dengan keamanan operasional toko kelontong Madura yang selama ini beroperasi 24 jam.
"Kami buka 24 jam, maka dari itu saya juga dalam hal ini bersinergi untuk lebih menciptakan Yogyakarta ini aman, kita bersinergi dengan teman-teman dari Polri, khususnya dari Polda DIY" katanya.
Pria yang akrab disapa Cak Subur, menuturkan total ada 3.000 hingga 4.000 toko kelontong Madura se-DIY. Namun yang terdaftar di PKMY total ada 500 hingga 600 anggota.
Dia menyampaikan para pelaku usaha toko kelontong Madura membutuhkan sinergi dengan aparat kepolisian.
"Karena kadang ada pembeli dia mabuk, beli sama ambil handphone itu ada, ada yang mencuri, kalau kita gak bisa selesaikan kan kita minta bantuan kepolisian," jelasnya.
Gangguan kamtibmas biasanya meningkat
Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda DIY, Kombes Pol Bagiyo Hadi Nurnianto, mengatakan pada momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri potensi gangguan kamtibmas biasanya meningkat.
"Untuk itu menjelang Ramadan dan Idul Fitri serta kedepannya kita sama-sama menjaga memelihara keamanan ketertiban masyarakat yang ada di wilayah Yogyakarta," jelasnya.
Dia menjelaskan, silaturahmi ini menjadi modal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di DIY.
"Artinya kalau kita kompak bisa bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Yogyakarta ini sangat membantu tugas pokok polri. Karena wilayah Yogyakarta ini adalah sebagai tujuan pariwisata, tempat pendidikan, sehingga masyarakat sangat tergantung dengan situasi," pungkasnya.
| Misteri Peti Kayu di Caturharjo Sleman Ternyata Berisi Granat Aktif, Tim Jibom Lakukan Pemusnahan |
|
|---|
| UMY Ajak Personel Polda DIY Lebih Peduli Kesehatan Lewat Skrining Diabetes |
|
|---|
| Kasus Mafia Tanah Korban Bryan Manov Belum Kelar, Pemkab Bantul: Masih di Polda DIY, Uji Labfor |
|
|---|
| Lebih dari 1.400 Pendaftar Ikuti Seleksi Penerimaan Anggota Polri 2026 di Polda DIY |
|
|---|
| Masih Muda Sudah Suka Berhutang, Duo Remaja Ini Akhirnya Meringkuk di Sel Usai Mencuri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Diskusi-dan-buka-puasa-paguyuban-toko-kelontong-Madura-bersama-Polda-DIY.jpg)