Pencipta Lagu Darah Juang Meninggal

John Tobing 'Darah Juang' Berpulang

Informasi mengenai meninggalnya salah seorang pencipta lagu Darah Juang ini dibenarkan sejumlah aktivis Yogyakarta.

|
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa/via Kompasiana/13752381571055002175
Ilustrasi Poster Johnsony Maharsak Lumban Tobing, salah seorang pencipta lagu Darah Juang 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabar duka datang dari Yogyakarta. Johnsony Maharsak Lumban Tobing berpulang pada Rabu (25/2/2026) pukul 20.45 di Rumah Sakit Akademik UGM.

Informasi mengenai meninggalnya salah seorang pencipta lagu "Darah Juang" ini dibenarkan sejumlah aktivis Yogyakarta. "Betul, Mas," ucap Tri Wahyu, Direktur Indonesia Court Monitoring, setelah menghubungi istri mendiang John, Donna Hutabarat, melalui pesan singkat.

Diolah dari berbagai sumber, John menciptakan "Darah Juang" bersama tiga rekannya, yakni Web Warouw, Dadang Yuliantoro, dan Andi Munajat. Lagu ini sangat lekat dengan pergerakan mahasiswa. Kerap dilantunkan saat aksi massa di seluruh Indonesia.

Lirik lagu ini menggambarkan kondisi rakyat yang jauh dari rasa keadilan meskipun tinggal di negeri kaya akan sumber daya alam. Berikut lirik lengkapnya:

Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah kami subur, Tuan

Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah rugah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Tuk bebaskan rakyat

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami berjanji

(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved