Rencana Wajah Baru Jembatan Kewek: Dilengkapi Taman Kota, Trotoar Diperlebar Sampai 2 Meter
dokumen Detailed Engineering Design (DED) untuk Jembatan Kewek sudah masuk tahap finalisasi.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Proyek Jembatan Kewek memasuki tahap finalisasi DED dan uji tanah. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai April 2026 menggunakan dana APBN untuk struktur utama dan taman.
- Pemkot Yogyakarta melalui APBD akan memperlebar trotoar jembatan dari 1,3 meter menjadi 2 meter demi kenyamanan akses wisatawan dari kantong parkir menuju Malioboro.
- Revitalisasi ini bertujuan mengintegrasikan parkir eks Menara Kopi dengan ekosistem pedestrian Malioboro, termasuk rencana penyediaan becak listrik & pemberdayaan UMKM
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana revitalisasi Jembatan Kewek yang menjadi salah satu urat nadi menuju kawasan Malioboro menunjukkan progres positif.
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) kini tengah mengejar pemenuhan readiness criteria (RC) guna memastikan proyek dapat berjalan lancar mulai Aprlil mendatang.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Hasri Nilam Baswari mengungkapkan, dokumen Detailed Engineering Design (DED) untuk Jembatan Kewek sudah masuk tahap finalisasi.
Bahkan, hasil uji tanah yang dilakukan beberapa waktu lalu mengonfirmasi bahwa kondisi struktur tanah di lokasi tersebut sesuai dengan perencanaan awal.
"Uji tanah itu untuk mengonfirmasi ulang nilai kedalaman tanah keras, dan hasilnya hampir sama dengan data sebelumnya. Berarti tidak ada kendala, DED juga sudah finalisasi," ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Nilam menuturkan, meski pembangunan struktur utama jembatan dibiayai penuh APBN, ada beberapa bagian proyek yang menerapkan skema cost-sharing melibatkan APBD Kota Yogyakarta.
Dijelaskan, anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat akan difokuskan untuk pembangunan fisik dan penataan taman di sisi samping jembatan.
Sementara itu, Pemkot Yogyakarta melalui alokasi APBD bakal mengambil peran dalam penataan trotoar atau jalur pedestrian di sekitarnya.
Satu hal yang dipastikan akan berubah signifikan adalah kenyamanan pejalan kaki, di mana pihaknya berencana memperlebar pedestrian sepanjang Jembatan Kewek.
"Untuk trotoarnya rencananya kami lebarkan sampai 2 meter. Kalau sekarang kan 1,3 meter ya, nanti kurang lebih 1,5 sampai 2 meter, tergantung kondisi, biar pejalan kaki lebih nyaman," cetusnya.
Bukan tanpa alasan, ia memandang, keberadaan Tempat Khusus Parkir (TKP) di lahan eks Menara Kopi, Kotabaru, membuat peran pedestrian Jembatan Kewek semakin krusial.
Dengan pedestrian yang lebih lebar, wisatawan yang singgah di kantong parkir tersebut semakin leluasa mengakses Malioboro dengan berjalan kaki.
Nilam pun memastikan, rencana pelebaran trotoar ini sudah mendapatkan lampu hijau dari jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta.
Penyempitan badan jalan akibat pelebaran trotoar diprediksi tidak akan mengganggu arus lalu lintas secara ekstrem, mengingat skema lalu lintas di Jembatan Kewek sudah satu arah.
| Sri Sultan HB X Dukung Pembentukan Kodam Baru untuk Jawab Kompleksitas Wilayah DIY |
|
|---|
| Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Yogyakarta: Talud Longsor hingga Atap Masjid Rusak |
|
|---|
| Kasus Kematian Akibat Leptospirosis di Gunungkidul Naik 500 Persen di Awal 2026 Ini |
|
|---|
| Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Rabu 8 April 2026 |
|
|---|
| Mengenal Burung Branjangan Srikayangan yang Jadi Maskot Porda Kulon Progo 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rencana-Wajah-Baru-Jembatan-Kewek-Dilengkapi-Taman-Kota-Trotoar-Diperlebar-Sampai-2-Meter.jpg)