Arus Mudik 2026

Kemenhub Siapkan Mudik Lebaran 2026, Infrastruktur DIY Aman, Rel Sumatera Masih Diperbaiki

Kementerian Perhubungan mulai melakukan persiapan untuk memastikan kelancaran arus mudik pada momen Lebaran 2026. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Hanif Suryo
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X usai pertemuan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (19/2/2026). Pertemuan tersebut membahas koordinasi persiapan angkutan Lebaran 2026 di DIY serta kesiapan infrastruktur transportasi. 

Ringkasan Berita:
  • Kementerian Perhubungan mulai siapkan arus mudik Lebaran 2026 lewat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Pemda DIY. Menhub Dudy Purwagandhi menyebut persiapan di daerah berjalan baik.
  • Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kesiapan angkutan dinilai matang usai pertemuan dengan Wagub KGPAA Paku Alam X.
  • Infrastruktur Sumatera sebagian siap, namun sejumlah jalur kereta terdampak banjir—termasuk di Sumut—belum bisa digunakan optimal saat mudik.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Perhubungan mulai melakukan persiapan untuk memastikan kelancaran arus mudik pada momen Lebaran 2026. 

Salah satunya dengan melaksanakan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah, termasuk dengan Pemda DIY.

Pertemuan ini digelar untuk mematangkan persiapan angkutan lebaran di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Kemenhub juga memastikan sejumlah infrastruktur transportasi di Sumatera yang terdampak bencana pada akhir tahun lalu, khususnya jalur kereta api, belum dapat digunakan secara maksimal untuk angkutan Lebaran mendatang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam persiapan angkutan Lebaran.

Hal ini disampaikannya usai bertemu dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (19/2/2026).

"Ini bagian dari koordinasi kami di Kemenhub berkaitan dengan pelaksanaan angkutan Lebaran mendatang. Jadi, kami sebelum pelaksanaan rakor-rakor selalu berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Harapannya, kita bisa melayani saudara-saudara kita yang akan melakukan perjalanan ini," ujar Dudy.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, ia menyebut persiapan di daerah, termasuk DIY, sudah berjalan baik. 

"Dan Alhamdulillah, tadi disampaikan bahwa persiapan sudah sedemikian rupa. Insyaallah, mudah-mudahan, mohon doanya dari teman-teman dan juga masyarakat untuk menyelenggarakan perjalanan ini bisa berjalan dengan baik, dan lebih baik dari tahun kemarin," lanjutnya.

Baca juga: Layanan Adminduk di Balai Kota Yogya Tetap Buka Selama Ramadan, Jam Operasional Disesuaikan

Saat disinggung mengenai kesiapan jalur mudik di Sumatera pasca-bencana akhir tahun lalu, Menhub menjelaskan bahwa tidak semua sarana dan prasarana transportasi terdampak parah. 

Fasilitas vital seperti pelabuhan dan bandara dipastikan siap beroperasi untuk melayani pemudik.

"Kalau di Sumatera, kami dari Kementerian Perhubungan menyiapkan segala sesuatunya. Kebetulan sarana maupun simpul-simpul transportasi kita tidak terlalu banyak terdampak, seperti pelabuhan maupun bandara, sehingga bisa digunakan pada pelaksanaan Lebaran tahun ini," jelas Dudy.

Meski demikian, ia mengakui adanya kerusakan pada beberapa fasilitas lain, terutama terminal dan jalur kereta api yang membutuhkan waktu perbaikan lebih lama. Kerusakan pada jalur rel dinilai cukup signifikan sehingga tidak dapat selesai diperbaiki sebelum periode mudik Lebaran.

"Ada juga jalur kereta yang masih membutuhkan waktu berkaitan dengan perbaikannya. Karena jalur kereta, seperti di Sumatera Utara, ada yang putus ya, tergenang, kemudian juga bagian bawahnya tersapu oleh air, jadi kami membutuhkan waktu untuk melakukan perbaikan," katanya.

Dudy pun menegaskan perbaikan jalur kereta tersebut tidak akan tuntas sebelum Lebaran. 

"Belum. Kalau untuk jalur kereta yang di Sumatera itu masih membutuhkan waktu, karena memang kerusakannya cukup lumayan parah," tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved