Siaga Penuh, SRI Wilayah V Kulon Progo Kerahkan Semua Personel selama Libur Imlek dan Ramadan
Koordinator SRI Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan kesiapsiagaan sudah ditingkatkan sejak Sabtu
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Libur panjang Imlek dan jelang ramadan, seluruh personel Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo siap siaga penuh
- Kesiapsiagaan ditingkatkan sebagai antisipasi terhadap tradisi Padusan di perairan laut pantai selatan Kulon Progo.
- Pemantauan kawasan pantai diperlukan karena sejak libur akhir pekan terjadi peningkatan kunjungan wisata
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo meningkatkan kesiapsiagaannya selama libur panjang ini. Sebab libur panjang Tahun Baru Imlek kali ini bersamaan dengan mulainya puasa di Bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Koordinator SRI Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan kesiapsiagaan sudah ditingkatkan sejak Sabtu (14/02/2026).
"Kami siagakan penuh seluruh personel setidaknya sampai Rabu (18/02/2026)," kata Aris dihubungi pada Senin (16/02/2026).
Siaga pantau padusan
Kesiapsiagaan ditingkatkan sebagai antisipasi terhadap tradisi Padusan. Padusan merupakan tradisi untuk membersihkan diri sebelum memulai puasa Ramadan di sumber air, salah satunya di perairan laut.
Menurut Aris, peningkatan kesiapsiagaan sangat diperlukan mengingat kawasan pantai selatan di Kulon Progo tidak disarankan untuk mandi di laut. Sebab gelombang laut yang tinggi bisa membuat pengunjung terseret ke tengah laut.
"Selain untuk tradisi Padusan, kesiapsiagaan kami lakukan karena libur panjang Imlek," jelasnya.
Peningkatan kunjungan
Aris mengatakan ada peningkatan kunjungan saat akhir pekan kemarin. Meski begitu peningkatannya tidak terlalu signifikan meski saat ini merupakan masa libur panjang.
Ia memperkirakan pengunjung bisa menyentuh kisaran 3 ribu orang di Pantai Gagah dan Pantai Congot. Sedangkan hari ini, kunjungan ke pantai cenderung melandai.
"Sampai saat ini situasi di pantai masih aman dan kondusif," ujar Aris.
Peningkatan kunjungan juga terpantau terjadi di kawasan wisata Waduk Sermo, Kapanewon Kokap. Waduk Sermo menjadi salah satu tujuan wisata populer di Kulon Progo.
Ketua Desa Wisata Sermo, Mujari mengatakan ada peningkatan kunjungan meski tidak terlalu signifikan. Menurutnya, pengunjung memanfaatkan momen libur Imlek sebelum dimulainya puasa Ramadan.
"Ada pengunjung yang datang untuk sekalian berkemah, tapi ada juga yang sekadar datang untuk menikmati suasana Waduk Sermo," katanya.(alx)
| Ini Temuan Komisi C DPRD DIY Saat Sidak Underpass Kulur Kulonprogo |
|
|---|
| Irda Kulon Progo Masih Dalami Dugaan Pungli Lurah Garongan, Keputusan Sanksi di Bupati |
|
|---|
| BPS Kulon Progo Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Publik Dialihkan Secara Online |
|
|---|
| FTI UAJY Serahkan Aplikasi Geotagging ke Pemkab Kulon Progo untuk Pemetaan Potensi Daerah |
|
|---|
| Tanggapi Dugaan Pungli Lurah Garongan, Ketua DPRD Kulon Progo: Tidak Ada Istilah Uang 'Tondo Tresno' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Libur-Panjang-Imlek-dan-Jelang-Ramadan-SRI-Wilayah-V-Kulon-Progo-Siagakan-Penuh-Semua-Personel.jpg)