Analisis Pakar UPN Veteran Yogyakarta soal Potensi Perang Dunia III : 50-50
Pakar Politik, Departemen Politik dan Pemerintahan UPN Veteran Yogyakarta, Dr Nikolaus Loy, menyebut potensi Perang III dalam prosentase 50-50
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kekhawatiran warga di berbagai negara tentang kemungkinan meletusnya Perang Dunia III dalam lima tahun ke depan semakin mendekati keniscayaan.
Konflik Rusia dengan Ukraina nyaris memasuki tahun keempat.
Sementara tarif impor yang agresif oleh Amerika, hingga ambisi gila Presiden Donald Trump sejak 2019 ingin membeli pulau raksasa Greenland yang memiliki potensi cadangan oksida tanah jarang sekitar 38,5 juta metrik ton menguatkan isu Perang Dunia III.
Termasuk kekuatan di beberapa negara yang saling mengungguli mulai dari Rusia, China, Korea Utara bahkan negara-negara di Timur Tengah juga mulai ikut ambil bagian.
Kemungkinan Meletusnya Perang Dunia III
Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan hasil survei dari Politico, memperlihatkan lebih dari 2.000 responden di masing-masing negara pada 6–9 Februari, sebanyak 46 persen warga AS menyebut Perang Dunia III 'mungkin' atau 'sangat mungkin' terjadi sebelum 2031.
Angka tersebut naik dari 38 persen pada Maret 2025.
Lonjakan paling tajam terjadi di Inggris.
Sebanyak 43 persen responden Inggris kini menilai perang dunia baru kemungkinan terjadi dalam lima tahun ke depan, meningkat dari 30 persen pada Maret tahun lalu.
Secara umum, mayoritas responden di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Perancis memandang dunia semakin berbahaya.
Hanya di Jerman, publik cenderung menilai perang dunia ketiga tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Selain itu, setidaknya satu dari tiga responden di AS, Inggris, Perancis, dan Kanada percaya senjata nuklir kemungkinan atau sangat mungkin digunakan dalam perang dalam lima tahun ke depan.
Di Eropa, Rusia dipandang sebagai ancaman terbesar terhadap perdamaian, seiring invasi besar-besaran Moskwa ke Ukraina yang mendekati tahun keempat.
Sementara itu, responden Kanada melihat Amerika Serikat sebagai ancaman terbesar bagi keamanan mereka.
Di Perancis, Jerman, dan Inggris, Amerika Serikat disebut sebagai ancaman terbesar kedua setelah Rusia, bahkan lebih sering disebut dibanding China.
Baca juga: Sinyal Perang Dunia Menyala, Rusia Diam-Diam Latih China Hadapi Senjata AS dan NATO
Faktor Karakter Sistem Internasional
Pakar Politik, Departemen Politik dan Pemerintahan UPN Veteran Yogyakarta, Dr Nikolaus Loy, sepakat semua manusia di bumi khawatir akan terjadinya Perang Dunia III
| Akademisi Dilaporkan, Pakar Hukum Tata Negara UIN Sunan Kalijaga: Alarm Kemunduran Demokrasi |
|
|---|
| Mahasiswa Teknik Geologi UPNVY Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon di Pantai Trisik Kulon Progo |
|
|---|
| MBG Bakal Difokuskan pada Anak Kurang Gizi, Pakar UMY Ungkap Prioritas Sasaran |
|
|---|
| Pelecehan Verbal di FH UI, Pakar UMY: Sanksi Internal Kampus Wajib Ditegakkan, Berpotensi Pidana |
|
|---|
| Pakar UGM Sebut War Tiket Haji Tidak Bisa Langsung Dilakukan, Tunggu Antrean Selesai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ILUSTRASI-FOTO-PERANG-2025-b.jpg)