DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Workshop Pendidikan Kader, Perkuat Barisan Bela Wong Cilik

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, menyatakan hasil workshop ini akan menjadi arah kebijakan teknis pendidikan kader di wilayah DIY.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Istimewa
WORKSHOP - DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Workshop Penyelenggaraan Pendidikan Kader, Minggu (8/2/2026), di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Workshop Penyelenggaraan Pendidikan Kader guna menyempurnakan pola kaderisasi di tubuh partai.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dalam tiga sesi pemaparan materi, Minggu (8/2/2026), di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, hadir dan menegaskan bahwa pendidikan kader merupakan instrumen utama pembentukan karakter partai yang memiliki kesadaran ideologis sekaligus kecakapan pengorganisasian untuk menuntaskan persoalan rakyat.

“Pendidikan kader harus melahirkan kader yang hadir di tengah rakyat, memahami denyut persoalan wong cilik, serta mampu menjadi bagian dari solusi. Kader PDI Perjuangan tidak boleh berjarak dengan rakyatnya,” tegas Djarot dalam sambutannya.

Djarot juga mengakui bahwa PDI Perjuangan saat ini masih kerap dipersepsikan sebagai partai yang kaku oleh sebagian kalangan muda.

Karena itu, diperlukan komunikasi politik yang tepat agar sikap-sikap politik partai dapat dipahami publik.

Ia berharap kegiatan ini menghasilkan pola kaderisasi yang ideologis sekaligus memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik.

“Pendidikan kader harus adaptif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan politik, terutama di era digitalisasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai ideologis Pancasila 1 Juni dan ajaran Bung Karno,” tambahnya.

Baca juga: Dongkrak Sport Tourism DIY, CTC Night Trail Ultra 2026 Rayakan Satu Dekade dan Diikuti 23 Negara

Arah Kebijakan Teknis

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, menyatakan hasil workshop ini akan menjadi arah kebijakan teknis pendidikan kader di wilayah DIY.

Ia berharap setiap kader yang mengikuti pendidikan kader siap bekerja dan berjuang bersama rakyat.

Menurutnya, kegiatan strategis ini bertujuan mengevaluasi sekaligus menyempurnakan sistem pendidikan politik di seluruh tingkatan kepartaian di DIY.

“Saya ingin memastikan nilai-nilai sejarah tetap kuat dalam proses pendidikan kader, termasuk peran PDI Perjuangan di DIY,” ujarnya.

Kegiatan ini menegaskan komitmen PDI Perjuangan DIY dalam memperkuat barisan ideologis demi membela kepentingan rakyat kecil serta menjaga jati diri partai sebagai alat perjuangan rakyat. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved