Pemkab Sleman dan Kulon Progo Raih UHC Award, Capaian Kepesertaan BPJS Kesehatan di Atas 98 Persen
Capaian tersebut diberikan lantaran kedua kabupaten tersebut telah mengikutsertakan lebih dari 98 persen masyarakat program JKN
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan Kulon Progo kembali meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan.
Capaian tersebut diberikan lantaran kedua kabupaten tersebut telah mengikutsertakan lebih dari 98 persen masyarakat pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Irfan Qadarusman, mengatakan UHC Awards 2026 diberikan dalam tiga kategori, yakni Utama, Madya, dan Pratama.
Sebanyak 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten dan kota menerima penghargaan pada UHC Awards 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mendapatkan penghargaan UHC kategori Madya, sedangkan Pemkab Kulon Progo meraih kategori Pratama.
"Penghargaan ini merupakan apresiasi yang diberikan BPJS Kesehatan kepada kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam memberikan perlindungan kesehatan masyarakat melalui program JKN," katanya.
"Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan kolaborasi lintas sektoral dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan," sambungnya.
Menurutnya, program JKN menjadi instrumen negara dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan merata.
Hingga 31 Desember 2025, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 1.117.718 jiwa atau 98,94 persen dari total penduduk Kabupaten Sleman, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 88,26 persen.
Sementara jumlah kepesertaan program JKN di Kulon Progo mencapai 440.446 jiwa atau 98,92 persen dari total penduduk, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 91,20 persen.
"Tentu capaian ini tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah. Harapannya Kabupaten Sleman dan Kulon Progo tetap tetap berkomitmen dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakatnya, dan memastikan keberlangsungan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah," ujarnya.
Baca juga: Kasus Hogi Minaya Kejar Jambret di Sleman, Arsita Lega Sang Suami Akhirnya Dapat Keadilan
Tegaskan Komitmen
Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan jaminan kesehatan.
"Kami akan terus berkomitmen meningkatkan capaian dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Sleman," tegasnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesehatan Rakyat Kulon Progo, Jazil Ambar Was'an menambahkan capaian UHC di Kabupaten Kulon Progo merupakan hasil kontribusi semua pihak.
"Capaian UHC Kulon Progo sebesar 98,92 persen. Ini merupakan hasil peran aktif, kolaborasi, dan sinergitas seluruh perangkat daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat, demi terwujudnya jaminan kesehatan yang adil dan merata," imbuhnya. (*)
| Anggota DPRD Kulon Progo Nilai Rencana Fokus MBG untuk Anak Kurang Gizi Lebih Tepat Sasaran |
|
|---|
| Hadapi Kemarau Kering, Pemkab Sleman Optimalkan Bantuan Sumur Bor dan Pompa Air |
|
|---|
| Kejar Target Tahun Ajaran Baru, Satker Tambah Personel Percepat Proyek Sekolah Rakyat di Gulurejo |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Kirimkan 24 Kafilah ke MTQ Tingkat DIY 2026 |
|
|---|
| Tumpukan Sampah di Pantai Trisik Dibiarkan Tak Terangkut, DLH Kulon Progo: untuk Edukasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemkab-Sleman-dan-Kulon-Progo-raih-UHC-Award-2026.jpg)