Berita Bantul
Jalan Rusak di Sindet Bantul Jadi Sorotan, Begini Langkah DPUPKP Bantul
Penanganan pasca bencana hidrometeorologi gunakan belanja tak terduga Rp2,3 miliar.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Unggahan jalan rusak di Sindet Bantul viral di media sosial:
- DPUPKP Bantul pastikan survei dan perbaikan jalan minggu depan.
- Anggaran perbaikan jalan dan jembatan 2026 sekitar Rp60 miliar.
- Penanganan pasca bencana hidrometeorologi gunakan belanja tak terduga Rp2,3 miliar.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Baru-baru ini, beredar unggahan foto dan video di media sosial Instagram @merapi_uncover terkait keberadaan jalan rusak parah di Sindet, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Kondisi jalan rusak itu disebut-sebut ada di beberapa titik dan belum ada penanganan dari pemangku kepentingan. Unggahan itu pun menimbulkan beragam komentar dari pengguna media sosial.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, memastikan, akan melakukan perbaikan jalan tersebut.
"Nanti ada tim perencanaan kami yang akan bertugas melihat kondisi jalan tersebut," katanya, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Minggu (11/1/2026).
Disampaikannya, untuk penanganan jalur rusak tersebut dimungkinkan berbeda dengan yang lain. Sebab, pihaknya telah memutuskan bahwa setiap penanganan jalan ke depan tidak dipukul rata.
Itu dilakukan mengingat kondisi kontur maupun tekstur tanah jalan di setiap titik Bumi Projotamansari cukup berbeda.
Maka dari itu, penanganan jalan akan dilakukan sesuai dengan keadaan tanah tersebut.
"Jadi di Sindet ini, minggu depan akan ada survei dulu sebelum penanganan dilakukan," jelas Jimmy.
Pihaknya pun akan melihat catatan, jalur tersebut apakah sebelumnya sudah masuk dalam rencana perbaikan jalan tahun 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya atau tidak.
Jika tidak masuk dalam anggaran rencana perbaikan itu, maka penanganan jalan akan dilakukan dengan belanja tak terduga (BTT).
Lain halnya jika masuk anggaran rencana perbaikan tahun 2026, maka perbaikan dilakukan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
• Pemkot Yogyakarta Perketat Akses Bus Pariwisata di Kawasan Sumbu Filosofi
Rencana Penanganan Infrastruktur 2026
Jimmy turut menyebut, walau pada tahun 2026 ini terdapat efisiensi anggaran, namun dipastikan pembenahan jalan di beberapa titik Bumi Projotamansari tetap masuk rencana kerja Pemerintah Kabupaten Bantul.
"Karena, intinya gini, kami tetap berkomitmen tinggi untuk melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Anggaran perbaikan kita perbesar, kita tambah, walaupun tidak bisa signifikan," papar dia.
Adapun anggaran perbaikan jalan hingga jembatan pada tahun 2026, kata Jimmy, sekitar Rp60 miliar.
Hanya saja, besaran anggaran tersebut tidak jauh berbeda dari tahun 2025, walau sudah dilakukan peningkatan.
"Dengan sistem yang agak berubah paradigmanya, kami juga menyiapkan detail engineering design (DED) perencanaan yang bisa kita sampaikan kepada pusat, sehingga nanti dari pusat bisa berpartisipasi dalam perbaikan jalan seperti yang sudah kita lakukan pada tahun 2025," tuturnya.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung terkait rencana perbaikan talut hingga jembatan yang rusak di beberapa titik dikarenakan bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025 lalu.
Rencananya, perbaikan pasca bencana hidrometeorologi pada Jumat-Sabtu (26-27/12/2025) lalu, akan dilakukan seusai adanya hasil rapat putusan dari tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).
"Nah, kalau yang perbaikan dari kejadian akhir tahun lalu, rencananya kami pakai BTT sekitar Rp2,3 miliar. Saya usulkan perbaikan itu pakai BTT, karena kalau pakai APBD enggak ada di anggaran kita. Tapi, pastinya, akan saya cross-check lagi," tandas dia.(nei)
| Alasan Pemkab Bantul Tidak Prioritaskan WFA bagi ASN |
|
|---|
| Cerita Kebakaran Gudang Kayu Bantul, Oven dan Kayu Munggur Ludes |
|
|---|
| Banjir di Bantul Sebabkan Gagal Panen Bawang Merah, 4.000 Hektare Lahan Terendam |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem DIY: Bantul Catat 88 Titik Bencana, Gunung Merapi Muntah Dua Kali |
|
|---|
| Hujan Disertai Angin Kencang di Bantul: Dua Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Warganet-Keluhkan-Jalan-Sindet-Rusak-DPUPKP-Bantul-Pastikan-Perbaikan.jpg)