Dex Series Jadi Pilihan Saat Libur Nataru, Konsumsi Melonjak Hingga 35,6 Persen

Konsumsi Dex Series selama libur Nataru meningkat hingga 35,6 persen dibandingkan konsumsi normal harian

|
Tribunjogja.com/Christi Mahatma Wardhani
ISI BBM - Kendaraan mengantre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Sleman. Konsumi Dex Series mengalami lonjakan selama masa libur Nataru kali ini 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Konsumsi BBM di Jawa Tengah dan DIY meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kenaikan signifikan terjadi pada konsumsi Dex Series.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengungkapkan pada periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, konsumsi Gasoline mengalami kenaikan 4,2 persen menjadi sebesar 13.624 kilo liter dibandingkan dengan periode Nataru 2024/2025. 

Sementara konsumsi Gasoil turun 6,9 persen menjadi 7.298 kilo liter. 

Sedangkan konsumsi Dex Series meningkat hingga 35,6 persen dibandingkan konsumsi normal harian.

Presentase ini lebih tinggi dari proyeksi kenaikan awal yang diprediksi hanya sebesar 20,6 persen, dengan rerata konsumsi normal harian tercatat sebesar 240 kilo liter perhari. 

Sementara Pertamax Series naik 10,1 persen dari rerata harian 3,3 ribu kilo liter per hari.

"Ini menunjukkan masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh," katanya, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Ekonomi Kota Yogya Bergeliat, Rerata Belanja Wisatawan Tembus Rp3 Juta per Orang Selama Libur Nataru

Konsumsi Melonjak

Taufiq menjelaskan kenaikan konsumsi tertinggi Pertamax Series dan Dex Series terjadi pada Kamis (25/12/ 2025), yang bertepatan dengan puncak arus pertama.

Konsumsi Pertamax Series melonjak 25,6 persen dan Dex Series mencapai 28,4 persen.

Lonjakan konsumsi kembali terjadi pada Selasa (30/12/2025).

Konsumsi Pertama Series melonjak 28,5 persen dan 8,7 persen untuk Dex Series. 

"Puncak arus balik tercatat pada Sabtu (3/1/2026) dengan kenaikan konsumsi mencapai 28 persen untuk Pertamax Series dan 62,6 persen untuk Dex Series,” jelasnya.

Meski sejumlah rest area mengalami kepadatan bahkan penutupan sementara, kondisi SPBU di Jawa Bagian Tengah relatif terkendali. 

Di samping itu, pihaknya juga telah melakukan berbagai antisipasi, mulai dari memetakan titik rawan hingga memastikan ketersediaan energi di Jawa Bagian Tengah.

“Kami menyiagakan 18 unit Modular Kiosk atau dispenser portable yang ditempatkan baik di SPBU maupun rest area yang belum memiliki SPBU. Upaya ini efektif dalam memecah antrean, ditambah dengan optimalisasi transaksi non-tunai yang turut memperlancar pelayanan,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved