Berita Jogja

Volume Sampah Yogyakarta Capai 390 Ton per Hari di Libur Natal

Libur Natal 2025 membuat volume sampah di Kota Yogyakarta naik 50 persen. dari 260 ton menjadi 390 ton.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
ANGKUT SAMPAH: Proses pengangkutan sampah dengan alat berat dan truk di Depo Mandala Krida, Kota Yogyakarta 

 

Ringkasan Berita:Libur Natal 2025 membuat volume sampah di Kota Yogyakarta naik 50 persen:
 
  • Produksi sampah harian meningkat dari 260 ton menjadi 390 ton.
  • DLH lakukan antisipasi dengan pengosongan depo dan pemanfaatan UPS.
  • Kuota pembuangan ke TPA Piyungan tetap reguler tanpa tambahan.

 

Yogyakarta Tribunjogja.com --- Gelombang wisatawan yang memadati Kota Yogyakarta selama libur Natal berdampak langsung pada volume produksi sampah. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mencatat adanya lonjakan hingga 50 persen dibandingkan hari biasa.

Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menyebut kenaikan sudah terasa sejak libur panjang dimulai pada 22 Desember 2025.

Kenaikan diklaim masih terkendali dan tidak sampai menyebabkan tumpukan di depo atau tempat penampungan sampah sementara.

"Dengan adanya libur dan wisatawan yang datang ke Yogyakarta, ada peningkatan sampah di Kota Yogyakarta sebesar 50 persen dari sampah reguler," ujarnya, Minggu (28/12/25).

Data Produksi Sampah

  • Hari biasa: 260 ton sampah per hari.
  • Libur Natal: tambahan 130 ton sampah.
  • Total: 390 ton sampah per hari selama masa liburan.

Meski terjadi lonjakan signifikan, Rajwan memastikan kondisi di lapangan, terutama di depo-depo sampah, masih aman dan terkendali.

​Terkait skema pengolahan tambahan 130 ton sampah harian tersebut, DLH Kota Yogyakarta akan memaksimalkan seluruh unit pengolahan sampah milik pemerintah kota.

Selain mengandalkan kapasitas internal melalui Unit Pengolaham Sampah (UPS), pembuangan ke TPA Piyungan juga masih terus dilakukan.

​Namun, ia menegaskan, lonjakan volume produksi sampah tidak berdampak pada penambahan kuota khusus dari TPA Piyungan untuk menyerap limbah dari Kota Pelajar.

Menurutnya, Pemkot Yogyakarta tetap mengandalkan sisa kuota reguler yang tersedia hingga akhir tahun yang diberikan oleh Pemda DIY.

​"Tidak ada (tambahan kuota). Kita menggunakan kuota reguler yang sudah ada. Untuk kuota reguler dalam satu hari ini kita ada di 300 (ton)," kata Rajwan.

​Ia merinci, Kota Yogyakarta masih memiliki sisa kuota pembuangan sebesar 600 ton yang dialokasikan untuk dua hari terakhir di penghujung Desember.

Kuota tersebut, imbuhnya, akan dimaksimalkan untuk menjaga wajah Kota Yogyakarta agar tetap bersih dan tidak mengganggu aktivitas wisatawan.

​"Masih ada sisa 600 ton untuk hari Senin besok tanggal 29 (Desember) dan Rabu tanggal 31. Jadi ada 600 ton di akhir tahun, sampai akhir Desember ini," pungkasnya. (aka)

Data Operasi Lilin Progo 2025: Sepekan 1,2 Juta Pengunjung Kunjungi Jogja

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved