Libur Nataru, Lonjakan Kunjungan Wisatawan Mulai Terlihat di Kabupaten Gunungkidul
Peningkatan jumlah wisatawan di Gunungkidul datang ke berbagai destinasi, terutama kawasan pantai yang masih menjadi magnet utama.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Memasuki musim libur Nataru, lonjakan kunjungan wisatawan mulai terlihat di wilayah Gunungkidul
- Kawasan wisata pantai masih menjadi primadona favorit wisatawan
- PHRI Gunungkidul menyebut bahwa tingkat kunjungan tamu hotel hingga saat ini masih relatif landai.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Lonjakan kunjungan wisatawan mulai terlihat di Kabupaten Gunungkidul, seiring dimulainya masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta libur sekolah.
Peningkatan ini tercermin dari jumlah wisatawan yang datang ke berbagai destinasi, terutama kawasan pantai yang masih menjadi magnet utama.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana, menyampaikan bahwa tren kenaikan kunjungan wisatawan sudah terpantau sejak sepekan terakhir.
"Lonjakan mulai terasa setelah anak-anak sekolah memasuki masa libur. Hampir seluruh destinasi wisata mengalami peningkatan kunjungan, dengan kawasan pantai masih mendominasi pilihan wisatawan," tuturnya saat dikonfirmasi pada Kamis (25/12/2025).
Kunjungan Wisatawan Meningkat
Ia mencontohkan, pada akhir pekan lalu jumlah kunjungan jauh melampaui angka rata-rata.
Pada Sabtu (20/12/2025), jumlah wisatawan tercatat di atas 13.000 orang, sedangkan pada Minggu (21/12/2025) kunjungan melonjak hingga lebih dari 20.000 orang.
Padahal, pada akhir pekan biasa, kunjungan wisatawan pada hari Sabtu berkisar 9.000 orang dan Minggu sekitar 12.000 orang.
“Biasanya Sabtu sekitar 9.000-an dan Minggu paling 12.000-an. Ini sudah terlihat lonjakan,” ujar Windu.
Baca juga: Pemkab Gunungkidul Pastikan Keamanan Gereja dan Lalu Lintas Nataru
Ia berharap tren positif tersebut terus berlanjut hingga puncak libur Tahun Baru.
“Mudah-mudahan trennya naik terus sampai tahun baru,” katanya.
Terkait kemungkinan adanya pergeseran tujuan wisata dari Bali ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Windu menilai hal tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut.
Meski demikian, ia memastikan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan lokal ke Gunungkidul cukup signifikan.
“Paling banyak wisatawan lokal. Banyak yang mudik lalu main ke pantai. Yang saya lihat berasal dari Solo Raya dan Magelang,” ujarnya.
Hunian Hotel Masiih Landai
| Masifnya Investasi di Selatan Gunungkidul Rusak Karst, Pengusaha Jadikan Denda Sebagai 'Budaya' |
|
|---|
| Disebut Punya Potensi Besar, PSI DIY Bidik Gunungkidul Jadi Lumbung Suara di Pemilu 2029 |
|
|---|
| Tak Cuma Touring, Ratusan Biker Muslim Ini Kumpul di Ponpes Darush Sholihin Gunungkidul Sambil Ngaji |
|
|---|
| Detik-detik Menegangkan Penyelamatan Ibu dan Anak yang Terseret Ombak di Pantai Sundak Gunungkidul |
|
|---|
| Gempur Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sita 6.375 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Gunungkidul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pantai-Wediombo-Tempat-Wisata-di-Gunungkidul.jpg)