Dinkes Sleman Punya Smartdinkes Sembada dan HRV Analyzer: Transformasi Digital di Sektor Kesehatan

Selain Smartdinkes, Dinas Kesehatan Sleman kini memiliki Heart Rate Variability (HRV) Analyzer.

Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM/ Christi Mahatma Wardhani
Foto dok ilustrasi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahaya Purnama 
Ringkasan Berita:
  • Dinkes Sleman kini memiliki Smartdinkes Sembada, Aplikasi ini digunakan sebagai sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di puskemas-puskemas wilayah Sleman.
  • Selain Smartdinkes, Dinas Kesehatan Sleman kini memiliki Heart Rate Variability (HRV) Analyzer. 

 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Pemerintah Kabupaten Sleman belum lama ini meluncurkan  Smartdinkes Sembada. Aplikasi ini digunakan sebagai sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di puskemas-puskemas wilayah Sleman.

Selain Smartdinkes, Dinas Kesehatan Sleman kini memiliki Heart Rate Variability (HRV) Analyzer. Alat ini berfungsi untuk mengukur variasi waktu antar detak jantung. Hal ini bermanfaat untuk menilai keseimbangan sistem saraf otonom, yang mengetahui kondisi kesehatan pasien.

Alat ini juga menjadi opsi untuk mendeteksi dini stroke dan tekanan darah tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahaya Purnama mengatakan inovasi-inovasi ini dihadirkan sebagai upaya transformasi digital di sektor kesehatan. Di samping itu juga menjadi penguatan layanan primer.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan melalui penguatan layanan primer dan peningkatan SDM kesehatan. Harapannya ini memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat," katanya.

“Kita tidak hanya merayakan capaian, tetapi juga menegaskan kembali komitmen kita untuk menjaga kesehatan di masa depan,"  sambungnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menambahkan inovasi ini mencerminkan semangat untuk membangun ketahanan kesehatan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menciptakan budaya sehat dari lingkungan terkecil yaitu keluarga.

"Kesehatan harus diutamakan, mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita, agar tercipta budaya sehat," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved