Skor SPI DIY 79,4, Sri Sultan HB X Belum Puas: Antikorupsi Adalah soal Batin

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai angka pencapaian itu masih kurang dan ia menyatakan belum puas.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Tribunjogja.com/IST
INDEKS INTEGRITAS: Foto dok ilustrasi. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUNJOGJA.COM - Skor Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 79,4. 

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai angka pencapaian itu masih kurang dan ia menyatakan belum puas.

Menurut Sultan, antikorupsi bukan sekadar angka, melainkan soal pengendalian hati dan pergolakan batin yang menentukan integritas pejabat.

Pengumuman skor tersebut berlangsung saat Hari Antikorupsi Dunia (Hakordia) di Bangsal Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (9/12/2025). 

“Sebetulnya nilai tadi yang juga disampaikan Bapak Ketua, baik itu untuk KPK sendiri maupun Provinsi DIY juga meningkat makin baik, biarpun saya belum merasa puas dengan 79,4 gitu ya. Kenapa enggak bisa 80, kenapa enggak bisa 81, 82 atau 83? Misalnya gitu," ujar Sultan.

Persoalan batin

Sultan menegaskan, memiliki sikap antikorupsi dan integritas adalah persoalan batin yang menyangkut pengendalian diri, bukan hanya angka di atas kertas. 

“Dari segala sesuatu hal yang menyangkut masalah-masalah terkait dengan pekerjaan dan kepentingan hidup ini, itu akan mewarnai dalam pola pikir, dalam rasa (perasaan) seseorang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pergulatan batin setiap individu menentukan pilihan antara martabat dan kepentingan diri. 

“Sebetulnya itu perkelahian yang ada pada diri seseorang. Antara martabat tapi juga kepentingan, itu aja sebetulnya. Kelihatannya sederhana,” kata Sultan. “Pertarungan-pertarungan yang ada pada dirinya itu sering tidak dimaintain dengan baik.”

Dampak dari ketidakmampuan mengendalikan pergolakan batin, menurut Sultan, bisa berujung pada penyalahgunaan wewenang. “Pikiran itu bisa, ya kan, tapi bisa berbohong. Tapi kalau rasa, enggak mungkin akan berbohong. Pengendalian rasa itu bagi saya sangat penting bagi seseorang di dalam berproses,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan, indeks integritas nasional pada 2025 meningkat menjadi 72,32, naik dari 71,53 pada 2024. 

“Tadi sudah ditayangkan skor daripada SPI. SPI ini adalah Survei Penilaian Integritas. Dia merupakan pelengkap daripada Corruption Perceptions Index,” kata Setyo.

Meski ada peningkatan, Setyo menegaskan, rata-rata skor integritas nasional masih rentan. Beberapa kementerian dan lembaga bahkan bisa mencapai skor 80 sekian, sementara DIY berada di angka 79,4. 

“Skornya memang meningkat, ada sekitar 0,8-0,9 dibandingkan tahun sebelumnya. Tapi, secara rata-rata, skor ini masih rentan,” ujar Setyo.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved