Penjelasan BMKG Yogyakarta soal Cuaca Panas di Yogyakarta

Kepala Stasiun Meteorologi, BMKG Yogyakarta, Warjono menjelaskan pada Senin (13/10/2025) menjadi hari terpanas di DIY, karena mengalami kulminasi

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
PIXABAY/Gerd Altmann
Ilustrasi foto cuaca panas. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menjelaskan penyebab cuaca panas beberapa hari terakhir.

Kepala Stasiun Meteorologi, BMKG Yogyakarta, Warjono menjelaskan pada Senin (13/10/2025) menjadi hari terpanas di DIY, karena mengalami kulminasi atau hari tanpa bayangan.

Data dari BMKG Yogyakarta mencatat Kabupaten Bantul menjadi daerah terpanas pada Senin lalu yakni mencapai 37,00 derajat celcius, disusul Kota Yogyakarta 35,52 derajat celcius, Kabupaten Sleman 34,62 derajat celcius, Wonosari atau Kabupaten Gunungkidul 33,53 derajat celcius, dan terakhir Kecamatan Wates yang berada di Kabupaten Kulon Progo 32,22 derajat celcius.

“Tanggal 13 Oktober 2025 kemarin, merupakan hari tanpa bayangan atau kulminasi maksimum yang terjadi di wilayah Yogyakarta,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (15/10/2025).

Warjono menyampaikan, normalnya suhu maksimum harian akan meningkat di sekitar puncak kulminasi atau hari tanpa bayangan dibanding hari biasanya karena radiasi matahari jatuh tegak lurus ke permukaan bumi sehingga meningkatkan intensitas panas yang diterima. 

Sementara itu, Andika salah satu warga Kota Yogyakarta, menyampaikan cuaca panas dirasakan beberapa hari terakhir.

Pada Minggu (12/10/2025) dirinya merasa panas dan kegerahan hampir sepanjang hari.

“Saya harus pakai kipas seharian. Bahkan malam hari pun nyalakan kipas karena gerah," katanya.

Agar kondisi tubuh tetap fit, dia memilih memperbanyak minum air putih dan mengkonsumsi buah yang segar.

"Haus terus jadi banyakin minum air sama makan buah," ungkapnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved