Berita Gunungkidul
Pengembangan Pertanian Modern Melon Hidroponik di Semanu Gunungkidul
penanaman perdana melon hidroponik di Greenhouse Pacarejo Agridaya, Kapanewon Semanu Gunungkidul
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bagi sebagian orang, melon mungkin hanya buah dengan rasa manis menyegarkan.
Namun di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, melon menjadi simbol harapan baru.
Bagaimana masyarakat berhasil mengolah lahan kalurahan, teknologi modern, dan dukungan pemerintah menyatu untuk menghadirkan pertanian yang produktif sekaligus berdaya saing.
Lurah Pacarejo, Suhadi, mengatakan penanaman perdana melon hidroponik di Greenhouse Pacarejo Agridaya, Kapanewon Semanu, menjadi langkah awal pengembangan pertanian modern di wilayahnya.
Di dalam greenhouse berlapis plastik bening itu, deretan tanaman melon varietas Sweet Hami dan Inthanon tertata rapi di atas rakit apung.
Metode hidroponik Deep Water Culture (DWC) yang digunakan memungkinkan tanaman tumbuh subur tanpa tanah, cukup dengan larutan nutrisi.
"Teknik pertanian modern yang diterapkan yakni menanam dengan meletakkan tanaman pada substrat apung seperti styrofoam di atas larutan nutrisi," ujarnya pada Senin (8/9/2025).
Baca juga: 16 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Gunungkidul Belum Tersentuh Perbaikan
Dia mengatakan satu unit greenhouse dengan kapasitas 840 tanaman telah memasuki panen kedua dengan hasil 513 buah melon.
Bobot maksimal setiap buah mencapai 3 kilogram.
"Kini, unit baru berkapasitas lebih besar, yaitu 1.080 tanaman, siap menambah produktivitas," tuturnya.
Dia menuturkan pembangunan dua greenhouse melon ini sepenuhnya dibiayai dari Danais.
Di mana, kawasan tersebut dirancang tidak hanya sebagai sentra produksi pangan, tetapi juga agriwisata dan pusat kegiatan masyarakat.
“Kami berharap bisa mendukung pemenuhan gizi serta program GERMAS,” katanya.
Selain melon, dia melanjutkan, di area ini juga tengah diuji coba penanaman singkong super dengan bibit setinggi dua meter.
| Kronologi Lengkap Pemancing Warga Sleman Hilang di Tebing Grendan Gunungkidul |
|
|---|
| Pemkab Gunungkidul Pastikan Keamanan Gereja dan Lalu Lintas Nataru |
|
|---|
| Libur Natal dan Tahun Baru: Gunungkidul Fokus Keamanan dan Kenyamanan Wisata Pantai |
|
|---|
| Gunungkidul Siapkan Rp3,1 Miliar Bonus Atlet Porda dan Peparda 2025 |
|
|---|
| Nelayan di Sadeng Sambat Soal Tata Kelola BBM Kapal, Lapor LO DIY dan Penegak Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tanam-Perdana-Melon-Hidroponik-Kalurahan-Pacarejo-Gunungkidu.jpg)