SDN Terpadu Wates di Kulon Progo Diresmikan, Sebanyak 3 SD Dilebur
Pemkab) Kulon Progo meresmikan operasional Sekolah Dasar Negeri (SDN) Terpadu yang berada di Kelurahan Wates, Kapanewon Wates.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo meresmikan operasional Sekolah Dasar Negeri (SDN) Terpadu yang berada di Kelurahan Wates, Kapanewon Wates. Peresmian dilakukan pada Jumat (08/08/2025).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Wahyudi mengatakan SDN Terpadu ditempati oleh 3 SD.
"3 SD tersebut adalah SDN Percobaan 4, SDN 2 Wates, dan SDN Terbahsari," kata Nur ditemui usai peresmian.
3 SD tersebut sebelumnya berada di sekitar Alun-alun Wates (Alwa). Ketiganya dipindahkan ke bangunan SDN Terpadu karena kawasan Alwa akan ditata ulang, dan area lama dari 3 SD tersebut akan menjadi penyangganya.
Nur mengatakan 3 SD tersebut akan dilebur menjadi 1 SD dengan nama SDN Percobaan 4. Peleburan tersebut juga akan dilakukan pada struktur organisasinya.
"Sebab secara administrasi untuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menggunakan nama SDN Percobaan 4," jelasnya.
Nur mengatakan proses peleburan pada struktur organisasi sekolah masih terus berlangsung. Terutama dalam menentukan kepala sekolah yang akan mengelola SDN Terpadu tersebut.
Baca juga: Tradisi Sebaran Apem Yaa Qowiyyu Digelar, Warga Jatinom Klaten Ikut Sedekah
Sedangkan dari sisi pelajar, penggabungan sudah dilakukan terhadap kelas 1 sampai 3 dari 3 SD. Sedangkan untuk kelas 4 sampai 6 tetap menggunakan rombongan kelas (rombel) dari sekolah sebelumnya.
"Nanti guru-guru dari 3 SD tersebut juga digabung menjadi 1 manajemen," ujar Nur.
Peresmian SDN Terpadu dilakukan langsung oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan. Ia juga meninjau kondisi ruangan kelas dan bertemu dengan para pelajar di sana.
Ia menilai penggabungan 3 SD tersebut menjadi SDN Terpadu atau SDN Percobaan 4 sudah sesuai rencana. Menurutnya, para pelajar juga sudah bisa beradaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru.
"Semoga dengah situasi pembelajaran yang baru bisa meningkatkan kualitas pendidikan pelajar," kata Agung. (alx)
| Disdikpora Kulon Progo Masih Menunggu Arahan Resmi soal Pelaksanaan MBG Jadi 5 Hari Sepekan |
|
|---|
| Sebanyak 2.578 Guru di Kulon Progo Disebut Akan Terima Kenaikan TPG hingga Tamsil dari Pusat |
|
|---|
| Kenangan Masa Kecil Jadi Salah Satu Alasan Warga Menolak Rencana Regrouping SDN Teganing |
|
|---|
| Puluhan Warga Kokap Sambangi DPRD Kulon Progo, Tolak Rencana Regrouping SDN Teganing |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Luncurkan Bahan Ajar Terstandardisasi untuk SD-SMP Lewat 28 Buku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/SDN-Terpadu-Wates-di-Kulon-Progo-Diresmikan-Sebanyak-3-SD-Dilebur.jpg)