Pak Kades Dodi Rela Lepaskan Jabatan Demi Bekerja ke Jepang
Kades Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Dodi Romdani rela mengundurkan diri dari jabatannya demi bekerja ke Jepang.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, CIAMIS - Kepala Desa (Kades) Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Dodi Romdani rela mengundurkan diri dari jabatannya demi bekerja ke Jepang.
Dodi saat ini sudah berada di Jepang.
Dia berangkat ke Jepang pada 2024 lalu setelah resmi mengundurkan diri.
Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis akan melantik Kades Sukamulya hasil pergantian antar waktu hari ini, Kamis.
Dikutip dari Tribunnews.com, Kabag Hukum Setda Kabupaten Ciamis, Deden Nurhadana membenarkan bahwa Dodi Romdani, kades Sukamulya mengundurkan diri dari jabatannya untuk bekerja ke luar negeri.
"Ternyata ada panggilan lagi (sebagai pekerja migran) di Jepang," katanya seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.
Baca juga: Pesan Sri Sultan HB X untuk PSIM Yogyakarta
Deden menjelaskan, Dodi sempat berkonsultasi dengan Bagian Hukum Setda Ciamis.
Deden menjelaskan, soal kepala desa yang mengundurkan diri dan memilih bekerja di tempat lain, hal itu diperbolehkan secara aturan.
"Itu haknya (mengundurkan diri), terangnya.
Dikatakan Deden, ia tak mengetahui persis awal mula Dodi memutuskan mundur dan memilih bekerja di Jepang.
Dari informasi yang ia terima, dulunya Dodi pernah bekerja di Jepang.
"Pernah kerja di Jepang. Tempat kerjanya yang dulu kembali memanggil untuk kerja di sana," jelasnya.
Dikatakan Deden, Dodi berangkat ke Jepang pada 2024 lalu.
Dodi diketahui menjabat sebagai Kades Sukamulya hampir enam tahun.
Menurut perpanjangan masa jabatan kepala desa yang baru, masa jabatan kepala desa adalah 8 tahun.
"Masa jabatan (Dodi) ada dua tahun lagi," kata Deden. (*)
| Laga Hidup Mati Persiba Bantul vs PSGC Ciamis di Liga Nusantara, Promosi atau Coba Lagi |
|
|---|
| Persiba Bantul Fokus Rebut Tiket Promosi Liga 2 Lewat Playoff Lawan PSGC Ciamis |
|
|---|
| Persiba Bantul Gagal ke Final Liga Nusantara, tapi Masih Punya Peluang Promosi Lawan PSGC Ciamis |
|
|---|
| Kurir Sabu Cair Jaringan Malaysia - Jogja Dulunya TKI, Kenal Sindikat Gara-gara Buat Tato |
|
|---|
| Gunungkidul, Kulon Progo, dan Bantul Sumbang Banyak PMI, Perlindungan Jadi Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pak-Kades-Dodi-Rela-Lepaskan-Jabatan-Demi-Bekerja-ke-Jepang.jpg)